Tekhnik Sport Fishing Andalan Pemancing masa Kini

BERBAGI
Sport Fishing (ICAC)

Oleh: Handriansyah

Indonesian Crazy Anglers Community (ICAC)

Tekhnik  memancing ikan kini sudah mengalami pergesaran dan memasuki gaya modern, para pemancing tidak lagi melulu menggunakan peralatan dan tekhnik manual dalam menangkap ikan.

Tekhnik modern ini lebih dikenal dengan nama Sport Fishing, peralatan (Tackle) dan gaya memancingnya pun tidak lagi sama dengan cara dahulu yang lebih pada datang, Pasang, lempar dan selanjutnya duduk diam menunggu kail dimakan ikan.

Mardison dengan tekhnik poppingnya berhasil menaikkan GT dengan size Monster (CAC)

Para pemancing modern yang lebih trend disebut Angler itu, menerapkan tekhnik memancing target ikan buruan mereka dengan istilah – istilah tersendiri yang disesuaikan dengan tempat atau spot mereka memancing.

Angler Fresh water atau pemancing ikan dispot air tawar memiliki istilah tekhnik memancing dengan sebutan Casting. casting biasanya menggunakan tackle (real dan Joran) berukuran kecil sekitar 15-25 Lbs dengan berbagai macam bentuk umpan tiruan (lure) sesuai target buruan.

Ikan Black Bass saat ini sangat diburu oleh para pemancing bahkan pemancing luar negeri memburunya hingga ke Indonesia (ICAC)

Biasanya para angler fresh water Indonesia memburu ikan jenis predator seperti Snake Head (Gabus, Kihung, Kerandang,Toman) , Ikan Hampala, Masher, Tapah, dan lainya diperairan darat.

Namun tak jarang mereka juga memburu ikan-ikan di air payau (antara air asin dan air tawar) seperti ikan Mangrove Jack, Blackbass, Kakap Putih dan lainnya.

Hendra Zulhijah dengan hasil tangkaoannya, Ikan Masher merupakan salah satu target pavorite angler fresh water (ICAC)

Casting sendiri bisa juga dilakukan dikarang-karang dilaut dangkal, dengan target ikan-ikan berukuran sedang seperti Kerapu, Bandeng, Baby GT dan lainnya.

Sensasi casting telah membuat banyak orang keranjingan, bahkan tekhnik dalam casting ini telah meningkat dengan istilah yang dikenal Light Casting. Dimana semua peralatan yang digunakan baik reel, Joran (Rod), benang (Pe) berukuran kecil dengan tujuan untuk mendapatkan sensasi tarikan ikan.

Mr. Son Ani Pemancing Asal Kota Pekanbaru, salah satu pendiri Indonesian Crazy Anglers Community (ICAC)(Ist)

Sedangkan para pemancing diperairan air asin membagi tekhnik mereka dengan istilah Popiing, Jiging dan Troling. 3 tekhnik ini menggunakan peralatan memancing modern namun berbeda dengan target ikan-ikan predator berukuran besar dilaut.

Tekhnik Popping dan jiging menggunakan Reel berukuran mulai dari 4000 – 12000 namun tak jarang para pemancing yang memiliki target lebih besar menggunakan ukuran lebih dari itu. demikian juga dengan Jigging.

Sensasi Tekhnik Popping tidak saja digandrungi oleh pemancing berusia muda, tapi pria dewasa seusia Afril AR ini juga melakukannya (Ist)

Umpan yang digunakan dalam tekhnik popping berbahan kayu, fiber dan pelastik, namun kebanyakan lebih menggunakan bahan kayu yang terdapat 2 buah mata kail bercabang tiga (Treble Hook) sebagai umpan dengan berat bervariasi.umpan ini disebut Popper.

Sensasi popping menjadi candu para Angler mania mancing, karena ketika umpan dilemparkan kepermukaan air dan ditarik akan membuat predator ikan laut yang menyambar menampakkan diri dan menghasilkan cipratan air yang besar.

Tak jarang ikan jenis Baracuda juga menyambar popper

Beda halnya dengan Tekhnik jiging,  pada tekhnik ini digunakan peralatan seperti joran khusus berukuran pendek dan menggunakan umpan berbentuk besi ataupun timah dalam bentuk varian ikan dengan mata kail (Asist Hook) yang dinamakan Jig.

Jiging sebenarnya hampir sama dengan tekhnik mancing dasaran, bedanya ketika jig diturunkan dan hampir menyentuh dasar atau sesuai keinginan kedalaman maka Jigers harus mengayun ayunkan joran sambil menggulung reelnya. hal itu untuk menarik perhatian ikan.

Namun kini tekhnik jiging juga sudah memiliki beberapa varian tekhnik, seiring sulitnya untuk mendapatkan sensasi tarikan ikan besar. dikenal dengan istilah, Light Jiging yang memadukan tekhnik diantaranya slow faal dengan jig kecil antara 8, 20 hingga 120 gram. dan varian jiging lainnya.

tekhnik jiging bisa dilakukan baik siang maupun dimalam hari (ICAC)

Sedangkan tekhnik Trolling dilakukan dengan perlatan reel dan joran tersendiri karena tekhnik ini dilakukan dengan menjalankan kapal yang ditumpangi dan menarik umpan yang dilemparkan kelaut. pemancing tradisional menyebut tekhnik ini denga istilah Ngoncer.

Dalam tekhnik trolling umpan yang digunakan adalah umpan palsu berlidah untuk dikedalam, atau umpan yang mengapung dipermukaan. namun ada juga yang menggunakan Ikan sejenis  tongkol sebagai umpan.

Ari Bg pemacing asal Duri Riau mendapatkan tangkan ikan Mahi-mahi dengan tekhnik troling (ICAC)

biasanya para pemancing tekhnik ini memiliki target ikan Mahi-mahi (lemadang), ikan jenis marlin atau layaran, ikan tenggiri dan jenis lainnya

Untuk para pemula yang penasaran dan ingin tahu lebih jauh tentang tekhnik mancing modern ini tunggu artikel selanjutnya.

 

Indonesian Crazy Anglers Community (ICAC)

 

Comments

comments