MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Presiden pemuda OKI atau Islamic Conference Youth Forum of Dialogue and Cooperation (ICYF-DC), Elshad Iskandarov berkunjung ke Indonesia, Senin, 10/04/17. Kunjungan ini merupakan apresiasi ICYF-DC terhadap Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang telah ikut serta dalam 3rd Session of The Islamic Conference of Youth and Sports Ministers (ICYSM) yang dilaksanakan di Istambul, Turki 05-07 Oktober 2016 yang lalu.
Menurut Elshad, “partisipasi Indonesia dalam Forum beranggotakan 57 negara ini, sangat berpotensi dalam menentukan strategis dan arah organisasi ini, mengingat Indonesia negara yang berpenduduk Islam terbesar di dunia saat ini”. Kata Elshad di acara pertemuan antara Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dengan Presiden Pemuda OKI di kantor kementerian Pemuda dan Olahraga.
Pada kunjungan perdana ini, Elshad juga berkoordinasi dengan kemenpora untuk mengikutsertakan kota terbaik di Indonesia menjadi sebagai calon Ibu kota Pemuda OKI pada tahun 2018 mendatang.
Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAK Pemuda Kemenpora, Esa Sukmawijaya menyampaikan harapan, bahwa Indonesia memiliki andil besar dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan kedepan, karena dapat menjadi sarana peningkatan potensi pemuda dan bagian mempromosikan Indonesia ke Dunia luar.
Penentuan salah satu kota di Indonesia menjadi Ibu Kota Pemuda OKI, menurut Esa ini kesempatan yang harus diambil, mengingat setiap daerah di Indonesia memiliki potensi yang layak ditunjukan ke mata dunia.
Selain akan menguntungkan daerah disegi ekonomi, juga daerah tersebut akan dikenal di mancanegara. “Pemerintah pusat dan Kemenpora siap mendukung siapapun yang menjadi calon Ibu Kota Pemuda OKI,” tegas Esa.
Perlu diketahui bahwa hingga saat ini OIC (OKI) Youth Indonesia masih melakukan proses seleksi kota yang akan dicalonkan sebagai Ibu Kota OIC Youth Capital tahun 2018. Pada tahun 2017, yang menjadi Ibu Kota OIC Youth Capital adalah Kota Putrajaya (Malaysia), Shiraj (Iran), dan Fez (Maroko).
ICYF-DC adalah sebuah organisasi pemuda internasional yang berbasis di Istambul berafiliasi dengan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dari 57 negara. Organisasi pemuda dari negara-negara OKI. ICYF-DC bertujuan melakukan advokasi kepentingan pemuda, mendukung pembangunan berkelanjutan, mempromosikan pendidikan formal dan non formal, penguatan nilai-nilao moral generasi muda dan terlibat dalam dialog antar budaya serta peradaban, terang Esa dalam acara konferensi pers di kantor kemenpora setelah petemuan selesai. #JamaluddinH






