Oleh: Faedurahman (Ketua QOMAT)
Ancaman Mendagri Tjayo Kumolo tdk digubris, bahkan kemarahan ahoker semakin menjadi. Dari aksi sampai larut malam dan menginap, menyalakan lilin di berbagai daerah, terbawa dibeberapa negara. Rezim Jokowi panik karena tidak mampu mengendalikan aksi yang semakin meluas dan liar.
Ahoker sadar sepenuhnya bahwa sesungguhnya rezim ini hanya memperalat ahok. Pembelaan terhadap ahok tidak sunguh-sungguh alias basa basi saja. Ahok dalam negeri dan dan luat negeri pun tidak akan pernah terima. Universitas Tri Sakti kampus asal ahok pun memperingati peristiwa 98 dengan longmarch. Apakah ini tanda-tanda ahoker bersiap melaksanakan agenda gelombang reformasi jilid 2.
Jika ahoker sanggup mempertahankan aksi-aksi ketidakpuasannya terhadap rezim bukan mustahil itu bisa menjadi keniscayaan.






