MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta- Anggota DPR-RI Komisi X Muslim, SHI. MM katakan bahwa, momen Pameran Inacraft sangat bagus dan strategis untuk promosikan produk kerajinan maupun Industri Kerajinan Menengah (IKM) yang ada di seluruh Indonesia. Untuk itu Ia berharap dukungan dari Pemerintah Pusat, DPR-RI, Pemda dan DPRD.
Kekayaan Indonesia dengan berbagai handycraft atau kriya ini, perlu promosi dan peluang pasar Intetnasional, katanya.
Hal itu, disebutkannya saat mengunjungi booth Dekranasda Kabupaten Tanah di Hall B 329 Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta pada ajang Pameran Inacraft 2018, Jum’at (27/04).
Ia yakin dengan produk kerajinan daerah di Indonesia tidak kalah saing dengan produk luar negeri. “Produk kita bisa mendunia, walau saat ini pasar kita dibanjiri poduk cina”, ucapnya.
Anggota DPR-RI dari Partai Demokrat Pemilihan Aceh II yang akrab disapa Bang Muslim ini akui meskipun produk cina diproduksi dengan biaya rendah, namun produk kita jika di suport pemerintah sedemikian rupa maka saya yakin produk kita terutama kerajinan ini juga bisa bertarung di dunia internasional, tukasnya.

Pentolan partai berlambang bintang bersinar tiga arah yang menangani bidang pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, kepemudaan dan olah raga di DPR-RI ini juga puji kerajinan tanah datar terutama songketnya, “seperti ini songket pandai sikek yang motifnya unik, bervariasi dengan dengan warna-warna yang menarik, ini luar biasa”, ucapnya.
Begitu juga dengan kerajinan dari Aceh, seperti yang terdapat di booth Aceh Timur yang sebelumnya saya kunjungi. Disana terdapat berbagai jenis kerajinan anyaman itu juga bagus-bagus dan pengerjaanya juga halus dan rapi, tuturnya.
“Kalau bicara soal songket minang atau pandai sikek yang harganya mencapai puluhan juta dan barusan saya dengar ada juga songket lintau dengan pewarna alam, itu sangat baik sekali namun bagaimana kita bisa juga menciptakan songket yang harganya bisa terjangkau oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah, sehingga semua lapisan masyarakat dapat menikmati, dan kualitas tetap bagus”, tukas Muslim.
Harapan kita sebagai wakil rakyat di DPR, “dengan pelaksanaan Inacraft ini jangan hanya sebatas seremonial saja, tapi out putnya bagaimana ini dapat mengangkat pengrajin-pengrajin di daerah bisa mengemas produknya, memasarkannya sehingga IKM-IKM di daerah akan berkembang dan ekonomi mereka pun akan berkembang”, tuturnya.
Jadi ini perlu juga dukungan DPRD di daerah, mereka harus melihat bagaimana pengrajin-pengrajin ini dapat menciptakan produk-produk yang baik, maka ini perlu suport dan dukungan anggaran untuk dapat mempromosikan hasil-hasil karya mereka, jangan hanya main pangkas anggaran saja, sehingga capaian yang diharapkan semua pihak dapat terlaksana, pungkas Bang Muslim.
Pada waktu yang sama booth Tanah Datar ini juga dikunjungi Bupati Tanah Datar periode 2000-2005 Masriadi Martunus, dan pengunjung lainnya yang meminati songket maupun rajutan serta aneka kerajinan lain yang terdapat pada stand Tanah Datar ini. (Irfan F)






