MEDIAHARAPAN.COM, Kota Solok – Anggota DPRD Kota Solok, Hendra Saputra mengatakan bahwa Banjir yang melanda kota Solok, Sumatera Barat hari ini adalah Banjir kiriman dan akibat belum sepenuhnya Penormalisasian Sungai Batang lembang.
“Banjir di Kota Solok kali ini merupakan banjir kiriman akibat itensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari ini” Kata Hendra saat meninjau Lokasi Banjir di Kelurahan Koto Panjang, Solok, Kamis (5/1/2017).
Dikatakannya, Kota Solok merupakan wilayah langganan banjir apabila terjadi hujan dihulu. Ia menyarankan agar Pemerintah Kota Solok menyiapkan solusi real agar hal ini tidak terus terjadi di Kota Solok.
“Jika Pemkot Solok tidak ada solusi real maka banjir akan terus melanda Kota Solok, harus ada niat dan keberanian dari Pemkot”

Hendra menekankan agar Pemkot Solok Serius dan fokus dalam melakukan Penormalisasian Sungai Batang lembang yang mengalir ke Danau Singkarak ini.
Menurut Hendra Pemkot harus berani lakukan pelurusan aliran sungai, diikuti dengan Laidam atau pemasangan Batu Bronjong.
“Solusinya, Pemkot solok harus berani untuk meluruskan Patahan-patahan sungai dan memasang Laidam atau batu beronjong di kiri-kanan Sungai” tegas Hendra.
BPBD Kota Solok melansir sebanyak 213 KK dengan total 281 Jiwa terdampak Banjir. Dikabarkan air mulai naik sejak pukul 6.15 pagi.
Wilayah yang terdampak banjir parah adalah kecamatan Lubuk Sikarah tepatnya di kelurahan KTK dan Gawan. Sedangkan di Kecamatan Tanjung Harapan banjir menggenangi Kelurahan Koto Panjang.
Cuaca Kota Solok hari ini terpantau mendung dan gerimis . (MH007)











