MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Beberapa hari terakhir publik khususnya warga Jakarta di gemparkan lagi dengan video kampanye yang muatan videonya terkesan rasis dan menyudutkan suatu Golongan dan agama tertentu di Indonesia khususnya di Jakarta.
Dalam Video yang berdurasi 2 menit tersebut digambarkan kerusuhan terjadi di jalan Ibu Kota dan ancaman kekerasan dilakukan oleh sekelompok orang terhadap 2 wanita Etnis Tionghoa yang berada didalam mobil, disusul kemudian pada detik 00.09 sekelompok orang menggunakan peci dan berkalung sorban hitam putih dengan Background sepanduk bertulisakan “GANYANG CIN” (Tertutup kepala) seolah berteriak penuh nafsu untuk untuk menghabisi 2 wanita yang ketakutan didalam mobil tersebut.
Pada detik 00.12 tampak sejumlah orang membawa kayu disamping mobil wanita tadi mengejar aparat kepolisian dan saling dorong sehingga terkesan kondisi sangat mencekam.
Dan isi video selanjutnya menampilkan seorang atlit etnis Tionghoa yang menggunakan kaos warna merah bertulisakan Indonesia dibagian punggung disusul sejumlah orang menggunakan kostum negeri antah berantah yang tidak ada dalam baju adat budaya Indonesia yang dilanjut dengan sejumlah orang menggunakan alat kesenian tradisional.
Bagian menariknya dimenit 01.24 dan 01.26 hingga 01.30 video tersebut berisikan sepasang Atlit bulutangkis berdarah Tionghoa yang menang dalam pertandingan dan dielu-elukan para penonton, disambung dengan 5 orang Pribumi Petugas Pemelihara Sarana Umum (PPSU) yang berdiri didalam Air dan menggunakan Rompi warna Orange.
Diakhir video, terlihat Ahok berada didalam mobil dengan kaca tertutup memandang dengan senyum warga yang berada dipinggir jalan dan terkesan menunggunya didepan jalan bersama Calon Wakil Gubernurnya Djarot Saiful Hidayat.
Saat berita ini diturunkan alamat link Youtube video tersebut sudah tidak dapat diakses lagi, namun Redaksi Mediaharapan.com berhasil mendownload video yang memunculkan keributan publik. [Handriansyah]






