MEDIAHARAPAN.COM, Sragen – Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri dan Polres Sragen, melakukan penangkapan tersangka terorisme kelompok Sugiyono, Solo Utara. Pelaku diduga pembuat bom yang meledak di rumah kontrakan Sugiyono di Kecamatan Gemolong, Sragen Jawa Tengah.
Pengungkapan jaringan teroris ini berawal dari penangkapan Sugiyono (36) yang beralamat di trongso, Ketangirejo Kecamatan Godongrejo, Purbolinggo, Senin (30/1/2017).
Petugas kemudian mengamankan Jumali (30) warga Sendang Desa Bukuran Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen yang ditangkap saat berada di depan bengkel miliknya, dan satu orang lagi Sugiyanto (37) warga Perum Wonorejo Permai Indah Wonolapan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar mengatakan ketiga pelaku ditangkap terpisah dan memiliki peran yang berbeda beda
” Pelaku Jumali berperan menyembunyikan informasi kejadian TKP pasca ledakan bom di rumah kontrakan Sugiyono di masyarakat sekitar untuk tidak melaporkan kejadian ke polisi dan mengkondisikan warga bahwa ledakan di Tkp adalah dari tabung gas 3 kg” Kata Boy
Sementara itu, pelaku Sugiyanto berperan menyembunyikan informasi tentang terjadi nya ledakan bom di rumah sugiyono, mengabarkan kepada imam syafii (kap) tentang adanya ledakan di rumah Sugiyono dan mempelopori upaya menetralisir TKP agar tidak dicurigai oleh masyarakat sekitar terlebih aparat Kepolisian.
“saat ini anggota masih dilapangan, perkembangan akan dikabari,” Pungkas Boy (MH007)
Sumber: Div Humas Mabes Polri





