• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Citizen

Dramaturgi BNN Diskotik MG: Apaan Masyarakat Yang Salah

by Media Harapan
21 December 2017 11:34
in Citizen, Jurnalisme Warga
0

Djoko Edhi S Abdurrahman

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman (Anggota Komisi III DPR 2004 – 2009, Wakil Sekretaris Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama, PBNU).

MEDIAHARAPAN.COM – Ada yang salah dari Humas BNN. Kasus psikotropika Diskotik MG International Club menyalahkan masyarakat karena apatis sehingga MG bisa beroperasi 2,4 tahun: tak terendus BNN. Jika tak salah adalah pernyataan Kombes Sulis.

Berani bertaruh salah berat si Sulis. Mengapa masyarakat yang jadi keliru? Sejak kapan masyarakat diikutkan dalam operasi perang narkoba?

Saya sejak 2005 jadi Ketua Dewan Penasihat SIAN BNN. Ini ormas pertama di bawah BNN ketika Kapolrinya Jenderal Sutanto dan didirikan oleh Sutanto.

SIAN adalah akronim dari Seniman Indonesia Anti Narkoba, didirikan sewaktu Jenderal Mangku Prastika jadi Kalahar BNN.

SIAN BNN itu hidup tak mau, matipun segan, karena setelah Sutanto, masyarakat tak dilibatkan dalam operasi pemberantasan narkoba. Yaitu, biaya perang terhadap narkoba internasional itu, ditambah aset rampasan dari BD (bandar), tak cukup untuk sekadar dibagi-bagi di internal. Apalagi mengikutkan masyarakat. Sebagian besar BNN memang jadi kaya raya, tapi partisipasi masyarakat kian tak ada, kian eksklusif, tanpa idealisme, tinggal urusan bagi-bagi. Mengapa sekonyong-konyong masyarakat yang jadi tertuduh? Salah berat si Sulis.

Mustahil 1000%, BNN tak tahu soal MG dini hari. Mana ada pesta triping ratusan orang tak ketahuan cepu kalau bukan piaraan? Mengada-ada! Mana ada triper yang mampu menutup mulutnya setelah pakau? Mana ada diskotik yang tak ada cepunya, apalagi di Jakarta Barat. Bikin cerita saja tak beres. Belajar dari penulis skenario Pak Bro yang setidaknya tidak paradoks. Piaraan disebut rahasia, berkamuflase,  ayak-ayak wae BNN.  Lalu, pemiliknya kabur pula. Padahal TO nya menangkap ratusan orang. Pasti restiknya baru keluar kardus dong lalu jadi penjaga ATM. Ong-boongan, kata orang Madura.

Tadinya saya percaya Jenderal Buwas. Sekarang tidak lagi. Rezim BNN ini sudah persis sama tipologinya dengan kekuasaan Jenderal Gores Mere, yang kini jadi pembisik Presiden Jokowi.

Lalu kekuasaan itu dua putaran diganti kekuasaan Jenderal Anang Iskandar yang diametral habis dengan Gores. Lalu masuk Jenderal Buwas, yang lebih mirip Jenderal Ronin.

Banyak harapan disandangkan ke Buwas yang awalnya idealis, bahkan pemakai yang adalah victim mau ia hukum mati pula. Ohh, lone wolf. Darah segar. Berani lawan Tommy Winata dan Iwan Bule adalah prestasi sendiri. Yakinlah kita, dramaturgi narkoba dapat diakhiri sang Jenderal Ronin.

Saya pun berdoa, semoga BNN benar bertumbuh kembang menjadi jati diri DEA, dipimpin Jenderal Ronin. Apalagi didampingi Jenderal Depari yang rambutnya disanggul, ala gondrong 1970-an. Habislah BD dilibas BNN. Sampai Diskotik MG digerebeg, muncul big question: kok makin gawat dramaturginya?

Data Narkoba lebih miris. Tak ada narkoba berkurang sama sekali. Malah kian banyak di pasar. Padahal di TV, yang ditangkap banyak banget. Barang bukti kembali ke pasar, sampai bongkok pun, takkan ada narkoba yang berkurang. Sudah masanya mencari Jenderal Ronin baru, agar Buwas bisa jadi Cawapres saja daripada rusak semua!

Comments

comments

Previous Post

Bahagiakan petani, Gempita NTT Salurkan 56 Ton BeniH

Next Post

Korupsi Penjualan Kondensat TPPI, POLISI “Bidik” Wapres JK 

Media Harapan

Next Post
Wapres JK minta Polisi Tindak Tegas pencoret Bendera Merah Putih

Korupsi Penjualan Kondensat TPPI, POLISI "Bidik" Wapres JK 

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

12 July 2026 15:21
Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia