MEDIAHARAPAN.COM-Tanah Datar, Turut sukseskan program Pemerintah Daerah Tanah Datar, pugar rumah masyarakat tidak layak huni atau yang dikenal dengan istilah Gapura Mantap itu. Perantau Ikatan Keluarga Padang Magek (IKPM) se-Nusantara lakukan bedah rumah keluarga tidak mampu di Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan.
Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahi) yang dibedah perantau sebanyak 7 (tujuh) unit tersebut dilakukan peletakkan batu pertamanya disalah satu rumah yang akan dibedah atas nama Nurbaiti oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Mukhlis, Kamis (01/03) di Jorong Guguak Nagari Padang Magek.
Pada kesempatan tersebut Mukhlis ucapan terima kasih dan beri apresiasi yang tinggi kepada perantau IKPM se-Nusantara ini, karena telah peduli dengan kampung halaman.
Mukhlis jelaskan, Berdasarkan hasil pendataan OPD terkait ada 3.564 rumah tidak layak huni di Tanah Datar dengan kategori berat, sedang dan ringan. “Untuk itu dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada kita berusaha dalam kurun 5 tahun ini melalui Program Gapura Mantap ini dapat terealisasi, sebutnya.
Pada tahun 2017 lalu melalui program Gapura Mantap ini, kita telah merehab rumah sebanyak 650 buah rumah dengan anggaran lebih kurang Rp. 8 Milyar yang tersebar di 75 nagari dengan sumber pembiayaan APBN, DAK Nagari, Baznas, Perantau dan sumber lainnya. Untuk tahun 2018 ini melalui APBD Tanah Datar akan dianggarkan 2 buah rumah per nagari atau sebanyak 150 rumah lagi, pungkasnya.

Mukhlis menambahkan “Pemerintah daerah punya komitmen untuk program bedah rumah dalam rangka percepatan pengentasan kemiskinan” di Luhak Nan Tuo ini.
Kepada masyarakat Mukhlis mengajak untuk turut bahu membahu dalam pengerjaan bedah rumah ini dengan cara bergotong royong baik moril maupun materil.”Mari kita gorokan bedah rumah ini, bagi yang tidak sanggup dengan dana, bantu dengan tenaga,” ujar Mukhlis.
Sebelumnya Ketua Umum IKPM Jabodetabek H. Maidasril katakan, kegiatan bedah rumah melalui Program yang kita namakan Rutilahi ini merupakan hasil kesepakatan perantau IKPM se-Nusantara untuk meringankan beban masyarakat miskin yang rumahnya tidak layak untuk ditempati dan ini akan menjadi program unggulan kita dan Insya Allah berkelanjutan, ucapnya.
Ia tambahkan pada tahun ini IKPM melakukan bedah rumah sebanyak 7 rumah yang berada di tujuh jorong dengan anggaran Rp 15 juta per rumah dengan total Rp 105 juta yang berasal dari IKPM se-Nusantara dan pengusaha yang berada di kampung halaman dan program kami di rantau juga ada yakni pemulangan jenazah di perantauan ke kampung halaman dan IKPM Peduli, tutur Maidasril.
Selain bedah rumah kedatangan pengurus IKPM juga melakukan peresmian lapangan futsal dengan tujuan mendukung kegiatan generasi muda yang berada di kampung halaman.
Tokoh masyarakat Padang Magek Syafril Jamal turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada IKPM se-Nusantara yang telah memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi terhadap kampung halaman, dan progaram ini dapat juga dicontoh oleh perantau nagari lainnya, kata putra Padang Magek yang juga Anggota DPRD Tanah Datar itu.
Magek Syafwardi selaku Wali Nagari sebutkan, tujuh rumah yang akan dibedah ini yakninya rumah Jonisaman Jorong Guguak Baruah, Nurbaiti Jorong Guguak Gadang, Sida Jorong Guguak Kaciak, Marwan Jorong Gantiang, Surya Sentosa Jorong Bulakan, Dovid jorong Patai dan Juli Jorong Pauh.
Untuk tahun ini dari APB nagari kita juga anggarkan bedah rumah untuk 2 rumah tidak layak huni sesuai dengan perioritas dari hasil musrembang nagari beberapa waktu lalu, tukasnya.
Salah seorang warga yang rumahnya ikut di bedah, Nurbaiti sampaikan ucapan terima kasih.” “Tarimo kasih ka apak-apak perantau alah mambantu kami, murah juo rasaki, siyaik-siyaik juo badan apak-apak kami ko handaknyo (terima kasih kepada bapak perantau, mudah-mudahan diberi rezeki yang lapang dan kesehatan),” ucapnya. (Irfan F)






