MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. M Zainul Majdin MA atau yang lebih akrab dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB) membenarkan peristiwa penghinaan yang menimpa dirinya dan istri di bandara Singapura oleh seorang pria saat melakukan antrian di airport.
“Memang benar terjadi kepada saya dan keluarga apa yg diberitakan pada satu hari terakhir, terkait dengan kejadian yang dapat disebut sebagai penghinaan atau apapun namanya, benar seperti itu” Kata Gubernur di masjid Hubbul Wathan Islamic Centre NTB. Jum’at (14/4/2017)
Namun demikian Gubernur Hafidz Qur’an ini menghimbau warga untuk bersabar dan tidak terpancing dengan menjadikan tuntunan agama Islam yang telah diajarkan dalam alquran dan hadits dengan bersabar dan berahklak sebagaimana akhlaknya Allah dalam Asma ul Husna
“Saya meminta kepada kita semua, agar mari bersama kita menjaga persaudaraan kita sama kita, mari kita jaga keutuhan dan kebersamaan kita, jangan terprovokasi dalam bentuk apapun”. Himbaunya kepada warga NTB. “mari kita merawat dengan sebenar-benar” sambungnya lagi.
Sebelumnya di media sosial dan dibeberapa Media online berdar kabar tentang peristiwa penghinaan terhadap Gubernur NTB oleh seorang pria warga keturunan bernama Steven Hadisurya Sulistiyo, yang diketahui ber KTP DKI Jakarta dan berdomisili di Taman Kedoya Baru Jakarta Barat.
Steven mengucapkan kalimat kiasan yang berbunyi “TIKO” yang diartikan sebagai (maaf.red) “Anjing Tanah atau Babi Anjing” kepada Gubernur NTB yang saat itu melakukan antrian di bandara Singapura.(MH007)





