Isu Pemecatan Sekjen PSSI Mendadak Beredar Jelang Kongres Tahunan PSSI

    BERBAGI

    MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta  – Kondisi internal PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) sedang tidak nyaman. Pasalnya, seminggu jelang otoritas tertinggi sepak bola tanah air itu menggelar Kongres Tahunan di Jakarta pada 13 Januari, tersebar isu bahwa Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI dipecat secara sepihak oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

    Kabar yang cukup mengagetkan semua pecinta sepak bola tanah air itu disebarluaskan pertama kali oleh twiter resmi PSMS Medan, salah satu klub peserta Liga 1 musim depan asal, Medan Sumatera Utara. 

    “Ratu Tisha Destria Dipecat dari Sekjen PSSI. Seminggu jelang kongres!,” begitu bunyi ciutan di akun resmi tim dengan julukan Ayam Kinantan itu, sore tadi (4/1).

    Sayang, tidak ada satupun elit PSSI yang bisa dikonfrimasi soal kabar pemecatan secara mendadak tersebut. Tisha sendiri saat dikonfrimasi belum bisa menjawab, begitu juga Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono yang selama ini menjadi kanal sejumlah media pun terkait isu sepak bola tanah air pun, tidak bisa dikonfrimasi.

    “Kami belum mendapatkan kabar apa – apa tentang ini (pemecatan Sekjen PSSI, Red),” kata salah satu sumber di PSSI yang tidak bersedia namanya dipublikasikan itu. 
    “Di sini ada Ibu Sekjen juga masih ada di dalam ruangan dan beraktivitas seperti biasa. Tapi, biasanya kabar kabar seperti ini wartawan sering tahu duluan,” timpalnya.

    Apalagi, menurut sumber tersebut, Edy Rahmayadi saat ini memang sedang berada di Medan dalam melakukan kunjungan politik di sana. Maklum, pria yang juga Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu sedang melakukan manuver untuk bertarung dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2018 nanti.

    Salah satu anggota Executive Commitee (Exco) PSSI, Hidayat saat dikonfrimasi menyatakan, belum ada isu apa – apa yang strategis yang beredar di internal mereka, terutama soal pemecatan Sekjen tersebut. 
    “Kalau ada pemecatan, apalagi posisi sepenting Sekjen, harusnya ada komunikasi dengan Exco. Tapi sampai saat ini belum,” jelasnya.

    Pria asal Surabaya itu pun menyebutkan bahwa, kalau akhirnya Tisha dipecat, secara otomatis bisa mengganggu stabilitas organisasi. Padahal, sepanjang tahun ini, ada sejumlah even sepak bola internasional yang berlangsung di Indonesia. 

    “Dan yang mengikuti semua agenda itu adalah Tisha. Jadi, sangat disayangkan kalau dia akhirnya dipecat,” ujar Hidayat. (Batra)

    Comments

    comments