Oleh: Martimus Amin (Imam QOMAT)
MEDIAHARAPAN.COM – Dalam sebuah tayangan video yang beredar luas di masyarakat, sebuah orasi dsri pendukung ahok yang disinyalir adalah Veronika Tan istri ahok di depan Rutan Cipinang menyampaikan *”bahwa rezim Jokowi lebih parah dari rezim SBY”.* Orasi ini langsung terputus diberhentikan panitia aksi.
Terlepas yang melakukan orasi adalah istri ahok atau bukan, yang pasti stetmen ahoker sungguh mengejutkan sekaligus cerminan ungkapan kejujuran. Ahoker telah menyadari selama ini rezim Jokowi sekedar memanfaatkan ahok.
Jokowi hanya memperalat ahok untuk menarik simpati dukungan kaum minoritas dan pemodal yang berhimoun melalui figur dan jaringan ahok. Kenyataan pahit yang diterina, setelah kalah Pilkada, istri ahok menilai peran dan jasa suaminya disa-siakan dan dilupakan. Bahkan demi menyelamatkan kekuasaannya, jokowi membiarkan ahok dijerumuskan dalam penjara. Istilah pepatah ‘habis manis sepah dibuang’.
Pelajaran penting dari semua ini jangan pernah mengkhianati perkawanan dan komitmen ini adalah pesan bagi jokowi dan ahok. Karma pahit harus ditelan. Mereka terbakar api atas perbuatan mereka yang penuh diselimuti oleh nafsu keserakahan politik.






