• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Nasional

Jokowi & Yenny Wahid Peringati Hari Perdamaian Internasional Bersama Perempuan Madura Di Sumenep

by iskan
9 October 2017 00:58
in Nasional
0

Mediaharapan.com,- Wahid Foundation bersama Badan PBB untuk isu perempuan, UN Women, merayakan Hari Perdamaian Internasional di ponpes Annuqayah, desa Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dihadiri Presiden Joko Widodo pada Minggu 8 Oktober 2017.

Presiden Jokowi dalam pidatonya meminta masyarakat Indonesia untuk selalu menjaga perdamaian di Bumi Nusantara. “Banyak negara yang kepincut dengan perdamaian dan kerukunan yang berlangsung di Indonesia.”

Indonesia memiliki suku yang cukup banyak, mencapai 714 suku, dibandingkan Malaysia yang hanya 3 suku, Indonesia memiliki berbagai suku, berbeda agama, budaya dan berbeda bahasa.

Maka, perlu hati-hati dalam menyikapi dan jangan sampai ada gesekan apalagi konflik,” kata Presiden di kompleks pesantren tertua di Sumenep yakni An Nuqqoyah adalah salah satu tiang penyangga masyarakat Madura dan Jawa Timur berpengaruh luas melampaui pulau Jawa.

“Beraneka ragam suku bahasa agama ras itu merupakan takdir yang harus dijaga. Sekecil apapun yang bisa menyebabkan perpecahan harus segera diatasi dan dihindari”, sebut Jokowi.

Jokowi meminta warga Madura menjaga persaudaraan, menjaga ukhuwah Islamiyah, menjaga ukhuwah Basyariah dan Ukhuwah Wathaniyah. Tetap menjaga perdamaian.

“Wanita juga bisa menjadi kunci perdamaian,” tegas Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid menyampaikan aoresiasinya terhadap perempuan yang ada di Madura.

Acara hari ini adalah kolaborasi antara UN Women dan Wahid Foundation dengan dukungan khusus dari pemerintah Jepang

UN Women adalah lembaga PBB yang mendapat mandat untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan di dunia.

Kegiatan yang kami gagas ini dipicu oleh rasa bangga kami kepada perempuan Indonesia yang mempunyai karakter khas.

“Ketika UN Women menghubungi kami untuk membuat kegiatan perayaan hari perdamaian dunia yang melibatkan kelompok perempuan di masyarakat kami langsung berpikir bahwa Madura adalah daerah yang paling pas, karena perempuan Madura dikenal sebagai pribadi yang ulet dan pekerja keras, serta religius dan senang bergotong royong”, ungkap Yenny.

Berangkat dari rasa bangga itulah maka Wahid Foundation berinisiatif untuk membuat Gerakan Perempuan Untuk Perdamaian.

“Karena maqolah ulama menyebutkan,” kutip Yenny, “An nisa ‘imadul bilad, idzasholuhat sholuhal bilad, Perempuan itu tiang negara, bila perempuannya baik maka negaranya juga akan baik.

Selama ini, menurut Yenny, para kyai telah berjuang digarda terdepan untuk menciptakan ketentraman dan kedamaian di bumi nusantara. Tentu dibelakangnya terdapat peran ibu Nyai yang luar biasa dan turut serta dalam perjuangan tersebut.

Program yang digagas bersama UN Women, berbentuk program penguatan ekonomi keluarga, dimana perempuan akan dibantu untuk meningkatkan kemampuannya dalam mencari tambahan nafkah keluarga.

Mereka bisa tetap tinggal dirumah untuk mengasuh anaknya, sambil membuat usaha kecil untuk membantu pendapatan keluarganya.

Disisi lain para perempuan tersebut juga akan dibekali dengan kemampuan untuk menerapkan nilai-nilai perdamaian dilingkungannya masing-masing sehingga tidak mudah terpancing oleh provokasi orang2 yang ingin menciptakan konflik ditengah-tengah masyarakat.

Dalam program ini juga melibatkan banyak kyai, Gus dan Lora, untuk membantu membangun pemahaman kaum perempuan terutama tentang nilai Pancasila.

Para kyai adalah orang yang paling tepat untuk bicara soal Pancasila, karena para kyai sangat menyadari bahwa Pancasila, kata Yenny Wahid, adalah mitsaqon Gholidhoh, perjanjian suci yang mengikat seluruh bangsa Indonesia, yang telah direstui oleh para ulama pendahulu kita.

“Saya berharap para Lora dan Gus dari AnNuqoyah bersama para bu Nyai, nantinya bisa menjadi pelopor-pelopor perdamaian di Madura dan Indonesia”, tegas Yenny.

Menurut Yenny, gerakan ini juga sekaligus menjadi respon dari keinginan baik Bapak Presiden yang telah menggagas konsep penguatan ekonomi umat.

Beliau telah bekerja keras dalam melakukan banyak upaya untuk mengikis kesenjangan ekonomi yang ada dimasyarakat. Karena itu mari kita doakan agar Beliau diberi kekuatan dalam memimpin bangsa ini.

“Kita doakan Beliau diberi kesehatan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk membangun Indenesia yang aman, adil dan sejahtera”, pungkas Yenny.****

*is

Comments

comments

Previous Post

Arisan Garda Syariah Jadi Primadona Warga Gorontalo

Next Post

Mentan Target Panen Musim Ke Tiga 1 Juta Ha dengan 3 Juta Ton Beras

iskan

Next Post
Mentan Target Panen Musim Ke Tiga 1 Juta Ha dengan 3 Juta Ton Beras

Mentan Target Panen Musim Ke Tiga 1 Juta Ha dengan 3 Juta Ton Beras

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

12 July 2026 15:21
Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

Wisuda 73 Santri SHQ, UBN: Al-Qur’an Harus Diamalkan Sepanjang Hayat

16 July 2026 21:48
Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

Nggak Cuma Vendor dan Dekor, Ini Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah 

16 July 2026 21:38
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia