Kalteng Siap Jadi Sentra Padi Organik Dunia

BERBAGI

MEDIAHARAPAN.COM, Pulangpisau – Tidak ada alasan masyarakat Kalteng miskin karena sumberdaya alamnya yang melimpah, mimpi kita penanaman 300.000 hektar padi organik akan menjadikan Kalimantan Tengah sebagai sentra produksi beras organik terbesar dunia. Saat ini harga padi organik 6 dollar per kilo atau sekitar 100 ribu rupiah perkilo dan ini menguntungkan petani. Kami bersama dengan Gubernur Kalteng dan instansi terkait bersama sama akan mewujudkan lni

mimpi kita adalah bagaimana mensejahterakan petani, karena saat ini kita sudah tidak impor beras, jagung, bawang merah dan cabai.

Yang harus kita kejar saat ini padi organik untuk ekspor”. Kata Menteri Pertanian, Amran Sulaiman ketika hadir ditanam perdana beras organik 300.000 hektar di desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulangpisau, Kalimantan Tengah.(13/11).

Sementara itu Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran melihat sektor infrastruktur sebagai hal krusial yang harus digenjot secepatnya sebagai upaya peningkatan ekonomi propinsi Kalimantan Tengah. ” dengan APBD Propinsi Kalteng sebesar 4 hingga 5 trilyun masih kurang dalam upaya peningkatan ekonomi, target saya antara 7 hingga 10 trilyun APBD untuk membangun infrastruktur di Kalteng. Jangan sampai Infrastruktur sentra pertanian tidak terbangun.

Sabran menambahkan,”saya himbau kepada Bupati, Camat dan Kadis untuk bekerja bersama membangun Kalteng. Fokus kami sesuai arahan Presiden adalah membangun infrastruktur, jika Bupati, Camat dan Kadis, tidak bekerja dengan benar, maka akan saya berhentikan, dan saya juga siap diberhentikan jika salah.

Comments

comments