MEDIAHARAPAN.COM-Tanah Datar Kejaksaan Negeri Tanah Datar kembali musnahkan BB Narkotika dihalaman Kantor Kejari Tanah Datar, Rabu (07/02)
M.Fatria, SH dalam sambutannya sampaikan, pemusnahan ini, jangan dipandang seremonial belaka, namun inilah wujud kepedulian kita terhadap generasi muda di Tanah Datar Luhak Nan Tuo ini, ucapnya.
Data yang masuk ke Kejari Tanah Datar mulai dari tahun 2016 sebanyak 29 perkara dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 31 perkara, naik 2 dua perkara dari tahun sebelumnya.
Sementara untuk total BB Narkoba sabu sebanyak 85,22 gram, ganja 1.947,78 gram, secara jumlah terjadi peningkatan penggunaan narkoba, mungkin ini bisa saja dari meningkatnya jumlah pemakai atau itu bisa saja dari kegigihan aparat yang mengungkap kasus ini, sebut Fatria.
Untuk itu ia juga ucapkan terima kasih pada jajaran Polres Tanah Datar yang telah gencarnya mengungkap kasus narkoba di tanah datar, kepada semua pihak yang telah membantu Fatria juga ucapkan terima kasih.
Kepada para mahasiswa dan siswa yang turut diundang untuk menyaksikan pemusnahan BB ini ia sampaikan untuk menjadi pelopor untuk tidak mendekati narkoba, sambung Fatria.
Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra turut ucapkan terima kasih pada aparat yang telah mengungkap kasus narkoba di Luhak Nan Tuo. Saat kini kita cukup prihatin, karena didaerah kita ini sudah ada pelajar yang berani menjadi pengedar, sebutnya.
Sementara itu Wakil Bupati Zuldafri Darma dalam sambutannya sampaikan apreseasi untuk jajaran aparat penegak hukum yang telah mampu mengungkap kasus-kasus narkoba yang cukup marak saat ini Tanah Datar.
Kepada Kejari yang saat ini laksanakan musnahkan BB Narkoba ini, ia ucapkan terima kasih. Hal ini merupakan langkah kita untuk terus berupaya ciptakan lingkungan yang besih dari pekat narkoba.
Dan kepada semua pihak, Zuldafri ajak perangi narkoba, saat banyak selogan-selogan yang berucap perangi narkoba, “narkoba no, prestasi yes”, namun ini masih belum terealisasi dan kita masih dihadapkan dengan kenyataan yang ada, seperti masih meningkatnya kasus narkoba ini.
Jadi kepada pelajar dan mahasiswa, ia himbau, ini tidak hanya bisa dari selogan semata namun perlu kesadaran yang tinggi untuk memahami bahaya narkotika ini, tukas Zuldafri.
Zuldafri menambahkan, kehadiran kita saat ini bersama-sama menyaksikan pemusnahan Barang Bukti Narkotika, diharap mampu menjadikan kita untuk tidak pernah menyentuh barang haram tersebut, kepada pelajar ia harap untuk merenungkan akibat buruk dari pengaruh narkotika, karena banyak akibat keresahan yang akan ditimbulkan terutama orang tua kita, pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama juga diberikan penghargaan kepada Kapolres Bayuaji Yudha Prajas atas prestasinya ungkap kasus narkoha di wilayah hukum polres Tanah Datar.
Turut disaksikan Ketua DPRD Tanah Datar, Kapolres Tanah Datar, Kapolres Padang Panjang, Dandim 0307 Tanah Datar, Pengadilan Agama, Kejari Solok, Kejari Payakumbuh dan Kejari Sawah Lunto, Kepala OPD, Mahasiswa dan pelajar serta tamu undangan lainya. (Irfan F)






