Kembalinya Cinta Segitiga +1, Resensi film Surga yang Tak Dirindukan 2

BERBAGI

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta- Isu poligami kini tidak sepanas dulu. Masyarakat masih terbelah, namun diskusi dan perdebatan atasnya tidak lagi tabu. Diskursus atas poligami pun menjamah ranah yang lebih populer, film. Cukup banyak film nasional yang telah mengangkat poligami. Yang terbaru adalah film produksi MD Pictures, Surga yang Tak Dirindukan 2.

Berkisah mengenai kelanjutan kehidupan masing-masing tokoh setelah beberapa tahun berselang. Arini tanpa sengaja bertemu kembali dengan Meirose, dan berusaha membuat Meirose untuk kembali. Namun di sisi lain, Meirose telah memiliki kehidupan dan hubungan yang baik bersama pria lain.

Kehadiran film ini sempat mengernyitkan dahi penulis, karena akhir dari Surga yang Tak Dirindukan (1) selesai tanpa beban. Film terlaris 2015 itu, bisa dikatakan, berakhir dengan bahagia untuk setiap tokohnya. Sehingga penulis berasumsi jika film ini memang tidak direncanakan sejak awal.

Kelahiran SyTD 2 jadi seperti sekuel yang dipaksakan dengan harapan mengulang kembali kesuksesan SyTD pada 2015 lalu. Dan dari banyak pengalaman memperlihatkan, sekuel yang dipaksakan cenderung flop (gagal) dalam hal cerita.

Namun kerja keras tim SyTD 2 menunjukkan sebaliknya, cerita dijalin dengan sangat baik. Hampir tidak terasa adanya alur yang muncul tanpa sebab. Alunan cerita mengalir dengan sangat halus, menyesuaikan diri dengan kekuatan character background masing-masing tokoh.

Tim penulis bahkan menyisipkan beberapa gimmick dari film sebelumnya dalam adegan-adegan menggelitik. Naskah tersebut diperkuat dengan penyutradaraan sang ahli film religi, Hanung Bramantyo.

Hanung mengasah setiap tokoh hingga memiliki karakter yang sangat kuat dan meyakinkan. Hingga kita bisa dengan mudah bersimpati terhadap masing-masing dari mereka. Peraih 2 kali penghargaan sutradara terbaik FFI ini membuat interval emosi yang sangat intens. Mengaduk perasaan penonton, dan mengajak penonton untuk ikut bimbang sebimbang para tokoh yang mereka saksikan.

Di lain pihak, hal tersebut dimungkinkan karena SyTD 2 memiliki satu hal yang unik, bahwa ia bisa dikatakan tidak memiliki tokoh antagonis.

Bahkan dalam background story pun tidak terasa adanya kehadiran karakter antagonis. Berbeda dengan film sebelumnya dimana terdapat perampok, sosok lelaki yang menodai Meirose, dan Meirose sendiri yang sedikit berperan di sisi antagonis.
Hal tersebut berimbas pada ketatnya kerahasiaan twist film. Karena Dokter Syarif (Reza Rahadian) sendiri adalah tokoh yang sangat mudah mendapatkan simpati penonton, walau ia secara terang menjadi penghalang jalan tokoh utama.

Secara keseluruhan, Surga yang Tak Dirindukan 2 adalah film nasional yang tidak boleh Anda lewatkan. Sejak tayang perdana 9 Februari lalu, film ini masih bertahan dengan jumlah layar yang cukup banyak. Sembari menunggu antrian tiket Anda, mengapa tidak menyimak trailernya dulu? Selamat menonton.

Comments

comments