Kepengurusan GENPI Luhak Nan Tuo Tanah Datar Dikukuhkan

MEDIAHARAPAN.COM, Tanah Datar – Kabupaten yang dijuluki Luhak Nan Tuo di Minangkabau ini ternyata memiliki berbagai potensi wisata, baik wisata alam maupun budaya.

Di samping itu aneka kuliner khas juga menjadi santapan yang patut dicari para wisatawan. Aneka bangunan adat, atraksi seni dan peninggalan sejarah pun siap menanti para pelancong baik luar negeri maupun lokal.

Saking banyaknya potensi ini, menjadikan objek yang mendatangkan fulus tersebut tersebut masih belum terkelola dan terpublikasi dengan maksimal. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Tanah Datar berharap agar potensi tersebut dapat terkelola dan dikemas dengan baik dan terpublikasi sehingga para traveller akan mengetahui objek-objek yang akan dikunjungi dan kita pemerintah daerah juga harus siap dengan segala sesuatunya untuk menanti para wisatawan ini.

“Setidaknya di Tanah Datar ada sekitar 150 lebih objek wisata yang terdiri dari wisata kuliner, wisata budaya, wisata sejarah, atraksi seni yang dikelola oleh Pemda hingga pemerintahan nagari. Namun, semua itu masih belum cukup, kita butuh upaya yang lebih maksimal lagi untuk membomingkan wisata kita,”.

Hal itu disampaikan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi saat melantik pengurus Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Tanah Datar yang bertepan dengan launching Kalender Invent Tanah Datar dan Branding Wisata Tanah Datar, Sabtu (12/05) malam di Taman Budaya Padang.

Irdinansyah sebutkan, Genpi sebagai salah satu penggerak potensi pariwisata diharapkan memiliki andil yang kuat dalam promosi wisata khususnya yang ada di Tanah Datar. Dalam pengembangan itu, Genpi harus memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk mempromosikan wisata yang merupakan harapan bagi masyarakat, sebutnya.

“Sejak tahun lalu, anggaran untuk pariwisata telah kita tingkatkan bersama tiga program yang menjadi prioritas di Tanah Datar. Pariwisata saat ini menjadi program utama bagi Pemda. Belum lengkap rasanya ke Minangkabau jika wisatawan tidak berkunjung ke Tanah Datar. Karena Tanah Datar Luhak Nan Tuo merupakan autentiknya Minangkabau yang masih asri dan asli,” jelas Bupati.

Pariwisata merupakan hal yang sangat penting, karena wisata merupakan pemicu kesejahteraan bagi masyarakat. “Dengan pariwisata orang akan datang, dengan sendirinya ekonomi masyarakat akan meningkat, ekonomi meningkat juga akan berimbas bagi kesejahteraan kita semua, maka dari itu mari kita bersama-sama membangun pariwisata yang potensinya cukup banyak kita miliki,” harap Irdinansyah.

Bupati juga mengimbau, mulai saat ini agar pelaku wisata dapat mempersiapkan diri dalam program pariwisata. “Termasuk kepada setiap instansi OPD agar dalam setiap kegiatan harus mencantumkan branding pariwisata agar selalu diingat,” ucapnya.

“Selamat kepada pengurus Genpi Tanah Datar, mari kita bersama-sama bangun pariwisata di Tanah Datar Luhak Nan Tuo,” tukas Bupati.

Pada saat pengukuhan Kepengurusan Genpi Tanah Datar oleh pengurus Genpi Sumbar tersebut turut dihadiri Ketua Dekranasda Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah, Sekda Tanah Datar Hardiman, Asisten Bupati, dan kepala OPD se-Tanah Datar, serta camat se- Tanahdatar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Oni Zulfian mengingatkan, agar setiap rencana yang telah disusun agar dapat dijalankan terutama iven-iven yang telah diprogramkan.

“Dengan iven, akan memiliki dampak ekonomi. Iven jangan hanya digantungkan kepada pemerintah saja, karena pemerintah juga terbatas. Cobalah mendirikan iven dengan mandiri. Dengan iven ini nantinya wisatawan akan tahu jika inilah sesungguhnya nilai jual pariwisata kita,” ujar Oni. (Irfan F)

Comments

comments