MEDIAHARAPAN.COM Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumarno menjelaskan kehadirannya dalam acara rapat internal tim kemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Safupul Hidayat (Djarot) hanya sebatas memenuhi undangan terkait dengan proses Pilgub DKI Jakarta putaran kedua yang akan di gelar pada April mendatang.
Komisioner KPU DKI Jakarta, Dahlia Umar mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan jika ada asumsi miring terkait kehadiran Ketua KPU DKI Sumarno ke agenda tim paslon Ahok-Djarot.
“Iya gimana, kami diminta sosialisasi untuk menjelaskan tata cara pelaksaan putaran kedua. Jadi KPU berkewajiban untuk menghadiri forum itu. Karena itu dihadiri oleh tim pasangan calon, dan saya kira mereka perlu mendapatkan informasi yang benar,” kata Dahlia Umar saat dihubungi, Jumat (10/3/2017).
Menurutnya, tak ada masalah jika masyakarat menilai kehadiaran Sumarno acara yang digelar di Hotel Novotel, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, itu dianggap negatif. Tapi, kata dia, kehadiran ketuanya pada acara tersebut bukan dalam rangka untuk berpihak kepada Ahok-Djarot
“Saya kira dikembalikan saja bagaimana penilaian terhadap kinerja KPU,” tegasnya.
Menurutnya, pihaknya tak mau ambil pusing jika ada masyarakat yang menilai negatif. Tapi yang jelas, saat ini KPU DKI Jakarta sedang fokus pada pembenahan dan persiapan pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta 2017 putaran kedua agar lebih baik lagi.
“Kami sedang berusaha untuk melakukan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik itu tentu memberikan informasi sebaik-baiknya terhadap seluruh pihak. Termasuk kepada pemilih, termasuk kepada tim pasangan calon juga,” tambahnya. (Bams)





