• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Citizen

Lembaga Survei dan Kejahatan Demokrasi

by Media Harapan
29 June 2018 06:40
in Citizen, Opini
0
22
SHARES
77
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

Oleh: Muslim Arbi
(Koordinator Gerakkan Aliansi Laskar Anti Korupsi)

MEDIAHARAPAN.COM – Di antara kejahatan Demokrasi yang berjalan masih adalah branding Quic Count (QC) sejumlah Lembaga Survei (LS). Mereka menjual opini sesat suatu pasangan calon (paslon).

Tertentunya; jual beli paslon pada QC itu karena di dukung oleh; Pemodal (pemilik kapital) besar, Parpol juga aktifis dan pengamat abal-abal. Maka, jangan heran kalau hasil QC meleset jauh dibanding oleh real count apalagi hasil akhir KPU.

Effendi Zarkasi, seorang Aktifis (Alumni UI); sebut Kejahatan Demokrasi. Itu semua karena akibat liberalisasi politik yang menegasikan moral dan akal sehat. Padahal sejati nya demokrasi adalah moral dan akal sehat. Rupanya; dalam kamus liberalisasi politik tidak ada akal sehat dan moral? yang ada adalah money. Money can buy everything.

Ya. Uang membeli segalanya. Membeli QC untuk pengaruhi oponi pemilih; meski belum tentu dagangan opini nya laku di pasar; meski para pemilih adalah dari kalangan klas bawah sekali pun.

Maka, sepakat dengan sejumlah pengamat agar para producent QC itu; perlu ada sanksi sosial dan politik. Pabrik2 QC dilarang gelar dagangan abal2 by design karena pesanan. Bahkan karena pesanan itu maka nya kebanyakan QC menyimpang jauh.

QC semacam itu selain kejahatan demokrasi Juga demokrasi error. Karena dari sumber pendanaan maupun sumber data QC di rahasiakan. Sehingga by design karena order yang di terima oleh Pabrik-pabrik QC tsb.

Alih-alih QC bukan mendidik masyarakat agar bertambah pemahaman demokrasi nya; malah sebalik nya menyesat kan masyarakat karena opini sesat yang di produksi QC tsb.

Sekali lagi; money can buy everything. Uang menjadi faktor segala nya dalam demokrasi liberal. #StopDemokrasiLiberal
#StopQC abal-abal

Comments

comments

Previous Post

Menyikapi Kemenangan Kontestasi Politik

Next Post

Melestarikan Benda Cagar Budaya Sudah Ada Semenjak Masa Penjajahan Belanda

Media Harapan

Next Post

Melestarikan Benda Cagar Budaya Sudah Ada Semenjak Masa Penjajahan Belanda

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia