MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Pemilihan kepala Daerah DKI Jakarta 2017 berdasarkan hasil quick count lembaga survei diprediksi bakal 2 putaran, dengan pasangan Anies-Sandy dan Ahok-Djarot sebagai kontestan yang akan bertarung selanjutnya memperebutkan kursi Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta.
Sementara langkah pasangan Agus-Sylvi dipastikan akan terhenti pada putaran pertama Pilkada, karena sejumlah lembaga yang melakukan quick count memposisikan raihan suara paslon yang diusung oleh Partai Demokrat, PAN, PKB dan PPP itu tertinggal jauh dari kedua pasangan tersebut.
Hasil quick count yang dilakukan beberapa lembaga pada jumlah total suara 98,75 persen memposisikan pasangan Agus-Sylvi dikisaran perolehan suara dibawah 20 persen suara.
Sedangkan pasangan cagub nomor 2 Ahok-Djarot meraup 42.13 persen sedangkan pasangan Cagub Nomor 3 Anies-Sandy memperoleh 40.47% Suara.
Hasil quick count sementara dengan serapan yang dilansir Polmark untuk seluruh wilayah Jakarta total masing-masing paslon memperoleh Agus-Sylvi 229 suara, Basuki-Djarot 413 dan Anies-Sandi 446 suara.
Sementara itu hasil hitung KPU DKI yang dapat diakses di web https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/dki_jakarta dari total suara yang masuk 9, 40 persen, pasangan AHY-Sylvi memperoleh 15,79 persen, BTP-Djarot 43,10 persen, Anies-Sandi 41,11 persen. (MH007)






