MEDIAHARAPAN.COM, Malang – sejumlah Mahasiswa Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari Kampus Universitas Islam Malang (UNISMA) Turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi menolak kebijakan Presiden Jokowi yang telah mengeluarkan PP NO 60 Tahun 2016. Selasa (10/1/2017).
Dalam aksi yang digelar didepan Gedung DPRD Malang, Jawa Timur ini, mahasiswa menyatakan kekecewaannya terhadap Pemerintahan Jokowi yang telah menaikkan biaya pengurusan administrasi STNK – BPKB kendaraan bermotor.
Seperti dilansir malangtoday.net Mahasiwa juga menolak segala bentuk kerjasama yang dilakukan pemerintah dengan pihak asing yang terus mengekploitasi rakyat dan dianggap sebagai bentuk kesewenang – wenangan
“Harga pokok semakin mahal, represif dan sarat dengan ekploitasi dan tindakan anti rakyat” ucap salah satu orator.
Dalam orasinya, mahasiswa juga menyayangkan sikap anggota Dewan yang cenderung diam terhadap kebijakan – kebijakan yang tidak Pro Rakyat.
“Para anggota Dewan selama ini diam saja melihat kebijakan pemerintah yang menindas rakyat. Kata orator aksi Muhammad Akbar.
Mahasiswa PMII menilai kebijakan mengeluarkan PP NO 60 Tahun 2016 merupakan kebijakan yang salah, meski peraturan tersebut telah dipertimbangkan namun saat ini dinilai tidak mampu untuk mengubah keadaan negara yang semakin memburuk
Aksi Mahasiswa ini tercatat merupakan aksi ke tiga yang menolak Kebijakan Jokowi, sebelumnya sejumlah mahasiswa Solo, dan kader HMI Jakarta juga telah melakukan aksi dengan isu yang nyaris sama.
Dikabarkan besok, Kamis 12 Januari 2017 Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Juga akan menggelar aksi dengan statement yang hampir sama di 19 titik simpul BEM SI yang berada di Indonesia seperti yang disampaikan oleh Koordinator Pusat BEM SI, Bagus Tito Wibisono kepada mediaharapan.com.
Dengan membawa Hastag #AKSI BELA RAKYAT 121 dan #REFORMASI JILID 2 mereka akan menggelar mimbar bebas dibeberapa provinsi di Indonesia.
Bagus juga menjelaskan untuk Mahasiswa di Jakarta, Aksi akan dipusatkan di Depan Istana Negara. (MH007)







