• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kuliner

Masala Dosa, Masalah Bagi Orang Indonesia

by Goeh
24 March 2018 09:25
in Kuliner, Pariwisata, Ragam
0
Masala Dosa, Masalah Bagi Orang Indonesia

Kuliner khas India, Masala Dosa. (Ceceh Gorbachev/MH)

MEDIAHARAPAN.COM, Jammu and Kashmir – Siapa bilang semua Dosa itu haram? Bagi orang India, Dosa menjadi hal yang sangat dinikmati semua kalangan. Apalagi, Masala Dosa.

Tapi tenang, Dosa yang satu ini halal dan tidak dilarang agama manapun. “Masala is spicy (rempah-rempah), and Dosa is one of South Indian dish (makanan),” kata salah satu pria asal Srinagar, Rouf (24) terkait hal tersebut.

Bagi yang sering nonton serial India di televisi, biasanya akan tahu jenis makanan ini. Sekilas, Dosa terlihat seperti kudapan populer di Indonesia, Crepe.

Hanya saja, perbedaannya, Dosa biasanya untuk hidangan sarapan masyarakat umum di India.

Makanan khas di India Selatan ini terbuat dari proses fermentasi dari adonan beras dan rempah-rempah India. Kunci renyahnya dosa ada pada wajan pembuatan yang dipercikan sedikit minyak atau mentega.

Namun, banyak juga masyarakat India tradisional yang tidak menggunakan minyak sehingga bentuknya sedikit lemas dan tidak krispi.

Bahan utama kudapan tersebut terbuat dari adonan beras yang dihaluskan (tepung beras). Atau bisa juga diganti dengan tepung terigu yang sangat halus, ditambah dengan bumbu dan rempah-rempah.

Dosa dapat diisi dengan tambahan sayuran, daging dan saus untuk membuat makan cepat saji. Antara lain, kari ayam, kari daging, kari ikan, yogurt dengan buah buahan dan acar India.

Terkadang juga dengan dioles gula atau selai buah manis yang lebih disukai anak-anak.

Meski demikian, sebagian besar wilayah India biasanya menggunakan nasi dan miju-miju (rempah hitam khas India) sebagai bahan dasar Dosa.

Tetapi dosa juga bisa dibuat dengan berbagai variasi seperti dicampur telur dan keju. Begitu juga tingkat ketebalan dosa yang beragam. Ada Dosa yang berbentuk tebal dan ada juga yang tipis.

Kandungan Dosa, kaya karbohidrat dan tidak mengandung lemak, namun engandung banyak protein. Proses fermentasi meningkatkan vitamin B dan vitamin C.

Selain dihidangkan di rumah, Dosa banyak dijual di warung makan, jalanan hingga restoran. Dosa juga menjadi hidangan pokok negara bagian Andhra Pradesh, Karnataka, Kerala, Tamil Nada, Kashmir hingga Sri Lanka.

Namun, khusus di beberapa wilayah India, Dosa hanya diisi bahan baku sayuran murni. Sehingga, menjadi masalah bagi lidah orang Indonesia yang tidak terbiasa makan makanan vegetarian.

“Ya, sekali dua kali sih engga apa-apa makan Masala Dosa. Tapi, kalau tiap hari, ya jadi masalah juga,” kelakar Fardana (27), salah satu warga Indonesia yang pernah mencicipi makanan tersebut.

Varian Dosa

Berikut beberapa varian Dosa yang bisa dinikmati saat berkunjung ke India:
– Masala dosa, yaitu dosa yang berisikan kentang berbumbu bawang goreng dan rempah-rempah
– Rava dosa, yaitu dosa yang dibuat dengan rava (semolina) sehingga tidak perlu fermentasi dan biasanya dianggap sebagai camilan atau makanan cepat saji
– Muttai dosa, yaitu dosa yang dicampur dengan telur
– Neer dosa, yaitu dosa yang terbuat dari beras.
– Uppu puli dosa, dibuat dengan menambahkan uppu (garam) dan Puli (asam) untuk adonan
– Mysore masala dosa, adalah dosa yang terbuat dari kelapa dan bawang
– China masala dosa, dibuat dengan isian mie dan bahan China lainnya seperti saus schezwan
– Chilli paneer dosa dibuat dengan isian keju tumis (paneer) dan paprika
– Palak masala dosa adalah dosa yang dilapisi dengan lapisan tipis sup bayam kental dengan campuran kentang dan bawang merah tradisional.

Cara Membuat Dosa

Penasaran ingin menyajikan Dosa? Silakan ikuti resep berikut.

Bahan Pembuatan :
2 gelas beras, rendam 4 – 6 jam
3/4 gelas urad dal (black gram), rendam 4 – 6 jam
1 genggam nasi matang (untuk menghasilkan dosa yang lembut)
garam secukupnya
gingerly oil (atau minyak goreng) secukupnya

Cara Pembuatan :
Rendam dulu beras dan urad dal sampai 6 jam biar lunak saat menghaluskan.

Haluskan beras, dal dan nasi secara terpisah. Usahakan menggunakan air sesedikit mungkin.

Kemudian, campurkan semua bahan dan aduk agar merata. Biarkan adonan terfermentasi selama satu malam (10 – 12 jam). Tempatkan adonan pada tempat yang cukup hangat.

Saat Pagi hari, adonan akan siap di masak. Tambahkan garam secukupnya. Jika adonan terlalu kental, boleh tambahkan sedikit air.

Panaskan dosakallu (wajan dosa) atau wajan anti lengket, kalau bisa yang berpantat tebal.

Tuang 1 sendok sayur atau secukupnya adonan dosa, kemudian tipiskan dengan gelas / mangkok yg berpantat rata hingga benar-benar tipis.

Percikan minyak kemudian ratakan minyak ke seluruh permukaan dosa. Masak hingga matang.

Angkat dengan cara menggulungnya dan siap untuk disajikan.

(Cecep Gorbachev)

Comments

comments

Previous Post

Tanah Datar Miliki Sekolah Tenun Lengkap Dengan Rusunawa

Next Post

Membaca Pesan Prabowo

Goeh

Next Post

Membaca Pesan Prabowo

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

12 July 2026 15:21
Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47
Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

16 June 2026 10:37
Pemkab Bogor Janji Buat Surat Edaran Cegah LGBT

Pemkab Bogor Janji Buat Surat Edaran Cegah LGBT

14 June 2026 08:33

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

Ketika Dakwah Dihadang: Sikap dan Harapan Pengurus Pusat PERWATI

12 July 2026 15:21
Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia