Mentan Amran: Semua pemuda berhak untuk sejahtera

BERBAGI

MEDIAHARAPAN.COM, Bandung – Kesadaran pemuda kabupaten bandung tentang pentingnya menyerukan peluang tanah pertanian sebagai variabel kesejahteraan.

Hal ini mengerucut dalam Temu Petani Muda Jawa Barat dipelopori gerakan pemuda tani indonesia (gempita) di Desa Citaman kec. Nagreg Kab.Bandung

Dihadiri Menteri Pertanian Dr.A.Amran Sulaiman, didampingi dirjen PSP Kementan, Dadih Permana, Kepala Badan Karantina dan Kepala Pusat Data Informasi Dr. Suwandi.

Kegiatan tersebut bertajuk “Temu Petani Muda”. Acara tersebut yang pandu para pemain sineteon preman pensiun dihadiri oleh berbagai elemen pemuda, seniman Jabar yg dimotori Ogi SOS, komunitas punk saraf timur yang membentuk Kelompok Tani Muda Merdeka, ribuan pengurus OSIS se-Jawa barat, dan klub motor dari berbagai daerah sekitar kabupaten Bandung

Senada dengan semangat muda tersebut, menteri pertanian, Andi amran sulaiman, menegaskan bahwa semua anak bangsa berhak sejahtera dari lahan indonesia yang maha subur ini. Untuk menjaga keutuhan bangsa indonesia, menjaga Pancasila dan NKRI diperlukan peran pemuda yang produktif menggarap lahan tidur, lanjut Mentan.

Daripada jadi begal, daripada tergoda masuk isis, mending anak muda kita rangkul untuk mampu berdaya secara ekonomi, dengan ikut serta mensukseskan swasembada pangan, Pemda Wajib Merangkul pemuda mereka Masa Depan pertanian Nusantara, tegas Mentan Amran.

kini dalam Gerakan Gempita ada sekitar 475 ribu pemuda bertekad bersama membuktikan bahwa kita bisa sejahtera dengan swasembada pangan. Ungkap Mentan

Pemuda punk yang tergabung dalam kelompok tani muda merdeka. Semua pemuda antusias sekiranya dikabarkan Hasil pertanian jamin Penghasilan Pemuda, Jelas Mentan Amran

menteri pertanian sangat Berharap agar para pemuda yang membuka pikiran tentang pertanian yang bisa diandalkan sebagai basis kemandirian dan kemajuan ekonomi dapat didukung semua pihak.

“Siapa saja pihak yang menghambat Gempita segera Laporkan pada saya, karena pemuda ini yang akan jawab krisis pekerja disektor pertanian” Semua pihak mestinya sinergi dampingi, bimbing dan pandu Pemuda untuk kembali Ke pertanian. Janji Mentan Amran

 

Gambaran tentang bertani yang selama ini dianggap sebagai profesi suram, sekarang berbalik menjadi profesi yang menggiurkan. ini muncul karena dorongan kebijakan pemerintah yang bertekad lewat Gerakan Gempita mengedepankan produksi pertanian dengan mekanisasi, mempermudah Pemuda dapatkan Kerja sama lahan. ujar Dayun kordinator tani komunitas motor Garut.

Sepak terjang dan integritas yang ditunjukkan menteri pertanian selama ini membuat pemuda yang hadir yakin bahwa visi pertanian Nawacita ke depan, selangkah lagi akan mendunia. Pungkas kang Dayun. (myw)

Comments

comments