• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Panglima Qomat : Jangan Gagal Paham Anti Komunis Cina Raya

by Handriansyah
18 December 2016 14:44
in Featured, Opini
0
Panglima Qomat : Jangan Gagal Paham Anti Komunis Cina Raya

Anti hegemoni cina raya, jangan disalah artikan sebagai gerakan anti etnis cina. Anti Hegemoni adalah suatu gerakan untuk membendung pengaruh paham, budaya, ekonomi,  politik yang sudah demikian eksploitatif sehingga sangat mengancam dan dapat menggeser pandangan hidup (idiologi) dianut suatu bangsa.

Paham komunis pernah berjaya di Indonesia sampai menemui ajalnya atas kegagalan pemberontakan G30S PKI 65. Sebagai ideologi komunis tidak pernah mati dan berusaha bangkit lagi. Pada masa rezim Megawati, puncaknya pada rezim Jokowi, paham komunis mendapatkan tempat kembali. Ditandai kemesraan dan kerjasama yang sangat kuat antara pemerintah Indonesia dan pemerintah RRC. Pemberian hutang, masuknya tenaga kerja ilegal, pembiaran pendirian ormas asing, perlindungan proyek reklamasi dan sebagainya.

Dampaknya tentu sangat buruk dan menganggu idiologi dan stabilitas nasional, sama halnya paham liberal barat yang menghegemoni negara Indonesia, yang kesemua itu tidak berkesuaian dengan pandabgan hidup bangsa Indonesia apalagi dengan ajaran Islam.

Cuma saja hegemoni komunis raya lebih eksploitatif dan merambah di segala sektor kehidupan masyarakat, dibandingkan hegemoni liberalisme asing (barat), meskipun keduanya tidak berkesesuaian dengan Pancasila apalagi ajaran Islam.

Tentang hegemoni komunis cina raya persoalan tidak sampai distu saja, kaki tanganya yakni para konglomerat hitam/ kartel keturunan, juga sangat berbahaya karena tidak memliki sikap kesetiaan terhadap NKRI. (Mohon dicatat dengan baik dan digarisbawahi, disini kami menyatakan Kartel Hitam, bukan etnis cina keturunan seluruhnya.). Mereka mendapat kekayaan dengan curang antara lain monopoli, eksploitaitasi alam, mengemplang  BLBI  dengan bekerjasama dengan pengausa korup.

Dana yang di kemplang tersebut dibawa kabur bahkan ada yang mereka investasikan di negeri cina. Mereka tidak memiliki sikap nasionalisme sama sekali, bahkan saling kurangajar dan tidak tau dirinya, dapat terlihat dari sikap salah satu dari mereka yakni Sukanto Tanoto yang mengatakan bahwa Cina sebagai bapak kandungnya. Padahal mereka lahir dan kaya dari negeri Indonesia. Ibarat pepatah kacang lupa pada kulitnya. Air susu dibalas air tuba.

Benar bahwa mereka bisa hidup dari memanfaatkan sistem yang bobrok dimana para pejabat negaranya korup dan rentan disogok. Namun mereka memberi sogokan tidak seberapa,  kekayaan digondol. Uang negara dikantong mereka tidak sebanding dengan ATM kecil untuk penguasa-penguasa berengsek tersebut.

Dalam perspektif hukum kenegaraan, mereka telah dikualifikasikan sebagai pengkhianat negara, dan musuh rakyat. Dalam ajaran Islam bahwa mereka sudah digolongkan sebagai kafir harbi  (musuh agama), hukumannya wajib dibunuh!

Kesimpulannya, Jadi jangan karena kedoifan kita mengartikan perjuangan menegakkan marwah agama, bangsa dan negara “anti hegemoni komunis cina raya”diartikan anti etnis. Jangan kedangkalan nalar dan metodologi perjuangan, kita gagal paham gegara wawasan kita yang terkungkung dalam tempurung.

Ditulis oleh:

SuParman PangLima QOMAT (Qomando Masyarakat Tertindas)

Comments

comments

Previous Post

Terkesan Dipolitisir Timses Ahok, Zikir Akbar Majelis Zikir Manaqib Sepi Jama’ah

Next Post

Website Resmi Republika Dicatut Oknum Tak Bertanggung Jawab

Handriansyah

Next Post
Website Resmi Republika Dicatut Oknum Tak Bertanggung Jawab

Website Resmi Republika Dicatut Oknum Tak Bertanggung Jawab

Please login to join discussion

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47
Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

16 June 2026 10:37
Pemkab Bogor Janji Buat Surat Edaran Cegah LGBT

Pemkab Bogor Janji Buat Surat Edaran Cegah LGBT

14 June 2026 08:33
Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

Forum Ponpes dan DKM Minta Pemkab Bogor Terbitkan Aturan Pencegahan Sex Menyimpang 

14 June 2026 08:29

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

Seruan Bangun Poros ASEAN Sebagai Kekuatan Peradaban Halal Climate

20 June 2026 20:47
Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

Awal Muharam, GNG Salurkan Al-Qur’an Braille di Unpam

16 June 2026 10:37
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia