• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Panglima TNI: Jadikan Sosok Komandan sebagai solusi bukan beban

by Media Harapan
26 January 2017 15:36
in Featured, Nasional, Politik, Ragam
0

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, saat memberikan pengarahan kepada 1.156 peserta Apel Komandan Satuan (AKS) TNI tahun 2017 di Markas Divisi Infanteri-1/Kostrad Cilodong, Jawa Barat, Rabu malam (25/1/2017)

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa seorang Komandan merupakan seorang  teman bagi anak buahnya, bisa bebas dengan anak buah, juga sebagai guru yang bisa mendidik anak buahnya dan juga sebagai pelatih yang bisa memberikan latihan-latihan serta sebagai orangtua memberikan suri tauladan kepada anak buahnya, sehingga tidak ada jarak antara pemimpin dengan yang dipimpiin.

“Itulah pemimpin sebagai Komandan. Jadi tidak mudah menjadi pemimpin, apalagi menjadi guru atau pelatih. Jadikan kehadiran Komandan sebagai solusi bukan beban,” kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, saat memberikan pengarahan kepada 1.156 peserta Apel Komandan Satuan (AKS) TNI tahun 2017 di Markas Divisi Infanteri-1/Kostrad Cilodong, Jawa Barat, Rabu malam (25/1/2017)

“Komandan harus berani menegakkan aturan tanpa diskriminasi, satu kata dengan perbuatan, menjadi contoh tauladan sehingga menginspirasi anak buahnya, jangan membuat kebijakan yang merugikan prajurit dan keluarganya,” tegas Panglima TNI.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa, TNI membutuhkan pemimpin handal yang mampu membaca jaman, memiliki niat berbuat yang terbaik, berpikir cerdas, mempunyai ambisi sesuai kemampuan serta menyiapkan kader akuntabilitas dan mempunyai kemampuan media management” jelasnya.

“Ingat profesi prajurit itu mulia. Prajurit yang bermartabat mempunyai dedikasi tinggi terhadap profesi,  prajurit harus rendah hati, tidak arogan serta mencintai rakyat,  jadi harus bangga dengan profesi dan satuannya,” kata Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, pemimpin yang luar biasa harus bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Bila tidak memanfaatkan peluang adalah sial, punya peluang tidak dimanfaatkan adalah bodoh. “Saya yakin para Komandan Satuan adalah pemimpin yang luar biasa, kerja keras tidak cukup, harus berpikir lebih banyak dan memiliki komitmen serta tulus ikhlas dalam menyelesaikan tugasmu, walaupun tidak menjadi yang terbaik akan tetapi selesaikan dengan akhir yang baik dan membanggakan,” jelasnya.

Dalam pengarahannya Panglima TNI juga menyampaikan tentang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menurutnya, persaingan ekonomi terus terjadi dalam tatanan kehidupan masyarakat, sehingga melahirkan krisis ekonomi yang menjadi pemicu terjadinya kompetisi global dan terjadi secara ketat yang cenderung tidak sehat. 
“Hal ini mengakibatkan krisis ekonomi dan kompetisi global, yakni dengan meningkatnya tingkat kejahatan dan yang paling penting adalah hancurnya tatanan masyarakat, serta krisis ekonomi pasti menyebabkan depresi ekonomi, dan krisis ekonomi akan sebanding dengan meningkatnya kejahatan dan konflik,” tuturnya.

Menyinggung perkembangan Proxy War di Indonesia, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dengan tegas menyatakan bahwa, Indonesia saat ini sudah menjadi rebutan negara lain, karena kaya akan energi dan sumber daya alam yang menjadi salah satu negara ekuator di dunia. “Indonesia sebagai negara ekuator dan sangat kaya akan energi dan sumber daya alam adalah warning yang patut menjadi kekhawatiran bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” ucapnya.

Apel Komandan Satuan (AKS) TNI tahun 2017 dengan tema “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat Siap Melaksanakan Tugas Pokok” diikuti oleh 1.156 orang terdiri dari para Komandan Batalyon, Komandan KRI dan Komandan Skadron Udara serta Komandan Satuan Operasional yang setingkat di tiap-tiap Angkatan sampai dengan Pangkotama Bin/Ops dan Satuan Kerja (Satker), meliputi  Pimpinan : Panglima TNI dan Kas Angkatan sebanyak 4 orang; Mabes TNI sebanyak 57 orang; TNI AD : para Danyon s.d Pangkotama sebanyak 641 orang; TNI AL : para Komandan KRI s.d. Pangarmada,para Komandan Yon Marinir s.d. Komandan Kormar 323 orang; TNI AU : para Komandan Skadron s.d. Pangkoops sebanyak 119 orang, peninjau dan moderator 12 orang.

Dari Tema tersebut diharapkan dapat mengembangkan ketauladanan prajurit TNI dengan berpegang teguh kepada nilai-nilai dasar prajurit dan jati diri TNI sebagai Tentara rakyat, Tentara pejuang dan Tentara Nasional yang professional dengan menjadikan setiap prajurit TNI yang kuat dan hebat siap melaksanakan tugas pokok dimanapun, kapanpun pada situasi apapun.

Kegiatan Apel Komandan Satuan TNI tahun 2017 diawali dengan olahraga bersama, menyaksikan demo getling kaliber 7,62 mm, kegiatan How To Figh(HTF) meliputi; menyamar (sebelum start), menembak senapan dan pistol, melintasi jembatan tali dua dan melintasi jembatan tali tiga, renang taktis, dayung, penyebrangan basah, sumpit, jaring pendarat, lempar pisau dan kapak (Lempika) dan dilanjutkan  melaksanakan renungan malam.

Turut mendampingi Panglima TNI yaitu Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, 


Sumber: Puspen TNI


Comments

comments

Previous Post

KPK Benarkan OTT terhadap Hakim MK Patrialis Akbar

Next Post

Dirjen PKH ajak Stakeholder saling kerjasama hadapi prospek Bisnis Peternakan

Media Harapan

Next Post

Dirjen PKH ajak Stakeholder saling kerjasama hadapi prospek Bisnis Peternakan

BERITA POPULER

Panglima TNI: Jadikan Sosok Komandan sebagai solusi bukan beban

26 January 2017 15:36
Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

4 October 2022 09:04
Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

Orang Sholeh Yang Diam Menyaksikan Kemungkaran Maka Ia Terlaknat

29 April 2019 08:25
10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

10 Alat Bantu Fotografi yang Wajib Diketahui Pemula

28 August 2023 14:39
Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

Cara memperbaiki printer mp287 dengan kode error e03

20 April 2023 09:33
Riwayat Keturunan Thomas Matulessy di Hulaliu-Hatuhaha

Riwayat Keturunan Thomas Matulessy di Hulaliu-Hatuhaha

16 May 2018 10:36

BERITA TERBARU

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

4 January 2026 21:30
Bidan di Daerah Pedalaman: Pilar Kesehatan Ibu dan Bayi di Wilayah Terpencil

Bidan di Daerah Pedalaman: Pilar Kesehatan Ibu dan Bayi di Wilayah Terpencil

4 January 2026 21:25
GMP Kutuk Pembunuhan di Depok: Tak Boleh Ada Impunitas, PUSPOM TNI AL Wajib Turun Tangan

GMP Kutuk Pembunuhan di Depok: Tak Boleh Ada Impunitas, PUSPOM TNI AL Wajib Turun Tangan

3 January 2026 11:17

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

Peduli Anak Stunting, TPPKK Tanah Datar Bangun MCK Untuk Keluarga Stunting

9 January 2026 09:56
Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

Sambut Wajib Sertifikasi Halal 2026, IHW Saran Masa Berlaku Empat Tahun

4 January 2026 21:30
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia