MEDIAHARAPAN.COM Sukabumi – Di sampaikan oleh Heri Gunawan, anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Jawa Barat 4, di SMAN 2 Kota Sukabumi,Kamis (9/3/2017).
Mayoritas kalian yang ada di ruangan ini disebut sebagai kaum muda. Dalam kategori politik, kaum muda dimasukkan dalam kelompok pemilih pemula. Mereka adalah kelompok yang baru pertama kali menggunakan hak pilih. Dengan hak pilih itu, kalian yang sudah berusia 17 tahun dan atau telah memiliki KTP mempunyai tanggung jawab kewarganegaraan yang sama dengan kaum dewasa lain.
Saat ini, Indonesia akan memasuki apai yang disebut dengan bonus demografi, yaitu sebuah kondisi di mana negara Indonesia kelebihan usia muda dan produktif. Saat ini saja, persentase populasi yang berusiai di bawah 40 tahun adalah 60%. Selanjutnya, jumlah pemilih pemula berkisar pada angka 20 juta orang. Ini adalah kekuatan politik yang tidak boleh dipandang enteng.
Kekuatan yang besar itu harus diberikan pendidikan politik yang serius terhadap pemilih pemula. Pemilih pemula harus paham arti menjadi wargau negara yang memiliki kesadaran politik, mengerti tentang arti bernegara, danj mengerti pembagian kekuasaan serta fungsi-fungsinya.
Partai GERINDRA secara tegas menggariskan pencerahan politiknya kepada sektor pemilih pemula. Sebab, Partai GERINDRA sadar bahwa pemilih pemula adalah masa depan Indonesia. Di tangan kalian-lah masa depan Indonesia akan diserahkan. Dan ketika kalian tidak mengerti hakikat politik yang sebenarnya, maka hancurlah masa depan Indonesia.
Ada banyak sentuhan khas pemilih pemula dalam konteks pendidikan politik ini. Secara sederhana, politik dapat diartikan sebagai pengaruh, perintah, instruksi, komando.
Lalu, bagaimana agar kita tidak bisa dengan mudah dipengaruhi oleh orang lain..?
Jawabnya : Kita harus mandiri. Sebab, tidak ada kesejahteraan tanpa kemandirian, dan tidak ada keadilan tanpa kesejahteraan.
Jadi, kalian harus sadar bahwa selama kita tidak mandiri, maka jangan pernah berharap “keadilanj sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” akan pernah terwujud.
Lalu bagaimana mewujudkan kemandirian..? Jawabnya adalah ketika anda-anda yang ada di ruangan ini memaksimalkan kekuatan besarnya untuk berperan secara politik. Bagaimana caranya..? Pergunakan hak warga negara anda, hak pilih anda, secara tepat untuk memilih yang tepat, memilih jalan yang benar untuk kembali ke jalan yang benar sesuai Pancasila dan UUD 1945.
Kalian adalah kekuatan yang besar. Kekuatan yang bisa mengubah banyak hal,
Kalian yang akan menentukan orang-orang yang ada di semua posisi kekuasaan..
Kalian sebagai bagian besar dari kelompok rakyat yang akan menentukan siapapun yang akan duduk di situ.
Jadi, jelaslah bahwa peran politik anda sangat menentukan. Sangat besar. Oleh sebab itu, manfaatkanlah hak politik itu secara baik dan benar. Jangan mudah dibolak-balikkan, jangan mudah diombang-ambingkan, jangan mudah diatur-atur. Sekali lagi, seluruhnya bergantung di tangan anda. Masa depan Indonesia tergantung di tangan anda.
Semoga Allah SWT, Tuhan YME, selalu memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan atas apa yang kita lakukan.
Mari bersama bergerak untuk Indonesia Raya..!






