MEDIAHARAPAN.COM Jakarta-Korporasi yang membawahi ihwal minyak dan gas Indonesia, Pertamina menampik tudingan yang beredar, terkait adanya kelangkaan pasokan gas LPG ukuran 3 kg.
Hal tersebut dikatakan Wianda Pusponegoro selaku VP Coorporate Communication PT Pertamina Persero. Menurutnya, sampai saat ini pihaknya tetap menyuplai pasokan gas seperti biasanya.
Itu menampik tudingan perihal rencana Pertamina yang perlahan mengurangi pasokan gas 3 kilo atau tabung melon untuk dialihkan ke tabung ukuran 5,5 kg. “Kita tetap sediakan, tidak ada pengurangan,” jelasnya.
Seperti diketahui, dalam beberapa hari ini, pasokan gas LPG 3 kg di wilayah Depok, khususnya Depok 2 Tengah mengalami kelangkaan. Sejumlah warga pun kerap kesulitan mendapatkan gas subsidi tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Pertamina, rata-rata penyaluran LPG 3kg di Depok sebanyak 57.466 tabung per hari. Melihat laporan yang berkembang akibat kelangkaan, Perusahaan BUMN tersebut segera melakukan operasi pasar.
“Fungsi Domestic Gas akan melakukan operasi pasar untuk menanggulangi kelangkaan tersebut. Rencana dilaksanakan Jumat (3/3/2017) atau Sabtu (4/3/2017),” terang Wianda. (Bams)






