Petani Cikalong Kulon Sulap Gedebong Pisang Jadi Paper Art

Pak Ujah memperlihatkan hasil kertas Pareang daur ulang kreasinya. (RAGAMPOST.com/Fajar Ferdian Pratama)

MEDIAHARAPAN.COM, Cianjur – Apa yang terlintas di pikiran kita mengenai petani? Secara umum, terbayang tanah, sawah, hutan, desa bahkan mungkin konflik agraria dan isu kemiskinan. Sebuah dinamika tersendiri dalam kehidupan petani.

Namun, ada sisi yang berbeda apabila kita melihat kehidupan beberapa petani di Cikalong Kulon, Cianjur, Jawa Barat. Seperti yang dilakukan Pak Adun dan Pak Ujah. Seperti dikutip dari Ragampost.com, Kedua petani di kawasan Cikalong Kulon itu tak hanya bercocok tanam. Kini mereka juga memiliki aktivitas kreatif, memproduksi paper art berbahan alam.

Produksi kertas Pareang di desa Cikalong Kulon, Cianjur, Jawa Barat. (RAGAMPOST.com/Fajar Ferdian Pratama)

“Mereka memberdayakan kekayaan alam sekitar untuk membuat kertas unik daur ulang berbahan baku serat tumbuhan. Produk kertas daur ulang tersebut dinamakan Kertas Pareang. Berasal dari nama sebuah hutan di Cikalong,” kata Fajar, selaku mahasiswa pendamping petani kreatif di Cikalong Kulon, Kamis (17/1/2019).

Menurut Fajar, bahan baku yang digunakan petani untuk membuat kertas daur ulang, sangat ramah lingkungan. Antara lain, serat tumbuhan berupa batang pohon pisang, jerami dan tanaman eceng gondong. Bahan baku alam tersebut dihasilkan dari kebun sendiri.

“Artinya, ketika alat produksi telah dikuasai, maka sekaligus memperjuangkan kesejahteraan petani,” tutur pria yang akrab disapa Pajok itu.


Hasil kreasi kertas daur ulang Pak Ujah. (RAGAMPOST.com/Fajar Ferdian Pratama)

Saat ini, Pak Adun dan Pak Ujah mampu memproduksi hingga 200 lembar kertas Pareang per minggu. Tergantung kuantitas pesanan dan permintaan jenis kertas yang dipesan. Hasilnya, dipasarkan ke beberapa kota besar seperti Bandung dan Jakarta.

“Apa yang dilakukan oleh Pak Adun dan Pak Ujah adalah contoh dari proses kreatif yang menambah nilai produksi tanah. Semoga apa yang dilakukan Pak Adun dan Pak Ujah dapat mendorong petani-petani Indonesia melakukan hal serupa,” demikian Fajar.

Kertas Pareang dapat diorder melalui akun media sosial Instagram @kertaspareang. Selain itu, dapat juga diperoleh di beberapa toko kertas wilayah Bandung dan sekitarnya. (Cecep Gorbachev)

Comments

comments