MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta memasuki fase akhir mendekati hari H pencoblosan tanggal 15 februari 2017. Tim data dan saksi pasangan Anies Sandi dalam rilis kepada media harapan membeberkan data terkait modus baru pemilih “siluman” dalam pilkada DKI. Sulhy menjelaskan dalam modus terbaru ditemukan kejanggalan pemilih yang terkonsentrasi dalam 1 Kartu Keluarga (KK).
Tim data dan saksi melakukan komparasi antara Kartu Keluarga (KK), Nomer Induk Kependudukan (NIK) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT), “hasilnya cukup mencengangkan”, ungkap Ahmad Sulhy.
Sulhy mengungkapkan “Temuan tim kami mendapatkan keanehan karena terdapat 475 orang pemilih “siluman” dengan nomor KK yang sama yang tersebar di beberapa TPS di JAKBAR”.
1. TPS 2 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng
2. TPS 10 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng
3. TPS 11 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng
4. TPS 16 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng
5. TPS 120 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng
Sulhy menyatakan telah menyampaikan hasil temuannya kepada Ketua pokja data pemilih KPU DKI, namun pihak KPUD belum merespon hasil temuan tim data dan saksi pasangan Anies Sandi. “Ini sudah sistematis terstruktur dan masif” pungkasnya. (Noer)






