MEDIAHARAPAN.COM Jakarta – Maraknya jajanan disekolah dan warung di pemukiman penduduk beredar premen berbentuk dot yang diperkirakan mengandung narkoba,yang ramai jadi viral di media sosil polisi pun antisipasi beredarnya permen dot yang diduga mengandung narkoba,Polsek dan Muspika Babelan Bekasi Jawa Barat melakukan razia di sekitar sekolah.
Selain itu juga digelar sosialisasi di SDN 01 Desa Babelan dengan mengimbau siswa agar sementara waktu tidak membeli atau mengkonsumsi permen terindikasi Narkoba (Permen DOT).
Kapolsek Babelan, Kompol Mualim Harahap mengatakan pasca beredarnya informasi adanya peredaran permen dot di sejumlah media, pihaknya langsung bergerak cepat menanggapi adanya temuan tersebut.
“Setelah mendapat informasi adanya peredaran daripada permen dot ini kami langsung turun untuk mengawasi peredaran permen tersebut,” kata Kompol Mualim Harahap,saat kami konfirmasi.
Dalam razia yang digelar Kamis (9/3/2017) didapat 17 Pak (isi 20/pak). “Agar sementara waktu tidak menjual permen terindikasi Narkoba (Permen DOT) dan menunggu keputusan hasil uji laboratorium dari Badan Narkotik Nasional ( BNN),” ungkapnya,imbauan juga diberikan kepada pedagang makanan. (Bams)






