MEDIAHARAPAN.COM, Sumbawa – Pemerintahan Joko Widodo fokus pada perbaikan bendungan dan saluran di seluruh pelosok Indonesia. Namun fakta itu tidak berbanding lurus dengan apa yang terjadi di Kabupaten Sumbawa, NTB. Berdasarkan pantauan dan investigasi lapangan yang dilakukan Lembaga Bantuan Hukum Samawa (LBHS) beberapa waktu yang lalu ditemukan adanya indikasi dugaan korupsi pada pembangunan bendungan yang ada di Kabupaten Sumbawa NTB, diantaranya dugaan penyimpangan dalam pembangunan dan jaringan irigasi DI Arahmano di Desa Pemangng Kecamatan Lenangguar dan pengerjaan saluran irigasi Bendungan Batu Bulan (BBB) tahun 2015 yang telah menghabiskan anggaran sekitar Rp15 Milyar.
Direktur LBHS Kusnaini SH dalam rilisnya yang diterima wartawan (1/3/2017), mengatakan bahwa di dua pembangunan bendungan dan perbaikan saluran irigasi yang ada di Kabupaten Sumbawa kuat dugaan terjadi praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Lanjut Kus sapaan akrabnya dari hasil investigasi yang dilakukan LBHS dengan turun kelapangan bersama perwakilan masyarakat melihat langsung bangunan fisik bendungan dan mendengarkan informasi dari masyarakat bahwa bendungan tersebut selama dibangun belum pernah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Menurut Kus hal ini disebabkan karena kondisi bangunan badan bangunan yang mengalami kerusakan namun sangat disayangkan pada tahun ini pembangunan jaringan dianggarkan pada APBN 2017 sebesar Rp 23 Milyar.
Ditambahkan Kus sedangkan pada pengerjaan jaringan Bendungan Batu Bulan (BBB) pada tahun 2015 yang lalu sudah dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp 15 Milyar.
“Kami menduga ada persekongkolan jahat dari tim Provisional Hand Over (PHO) pada pekerjaan tersebut. Karena telah merekomendasikan pekerjaannya 100 persen. Padahal kwalitas pekerjaannya sangat tidak sesuai dari Spek yang ada,”beber Kus.
Kus Melanjutkan ada beberapa kerusakan di Bendungan Batu Bulan antara lain kerusakan di BPKI dua titik belakang lapas, di BPY pintu raberas dan bangunan omo BO2 batu api,”katanya.
Tambah Kus dan tahun 2017 ini perbaikan saluran Bendungan Batu Bulan dengan total anggaran sebesar Rp 20 Milyar. (Hermansyah Idris)





