Sandiaga Uno Minta JRPP Aktif Kontribusi Bangun Infrastruktur Jakarta

BERBAGI

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno meminta Jakarta Research and Public Policy (JRPP) untuk turut aktif membangun infrastruktur di Jakarta. Pasalnya selama ini JRPP dinilai telah berhasil melakukan beberapa upaya yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat melalui penelitiannya terhadap suatu permasalahan yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah.

“Percepatan pembangunan infrastruktur di Jakarta perlu melibatkan kontribusi dari semua pihak. Dalam hal ini, JRPP sebagai lembaga think tank di Jakarta untuk turut berkontribusi mendukung program-program pembangunan infrastruktur,” ujar Sandiaga saat membuka seminar Infrastruktur DKI Jakarta “Maju Kotanya Bahagia Warganya”, di Universitas Al- Azhar Jakarta, Selasa, (26/9).

Sandiaga pun memaparkan beberapa program kerja prioritas Anies-Sandi yang akan segera dilaksanakan mulai Oktober 2017 mendatang setelah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2018.  Salah satunya adalah membenahi sistem transportasi publik serta menghidupkan kembali titik- titik sejarah di Jakarta.

“Pertama ini kita ingin bicara bagaimana infrastruktur bisa terintegrasi, bukan hanya menggerakan satu sektor tapi multi sektor. Dalam pembangunan infrastruktur ini ada momentum yang kita miliki pertama adalah pergantian kepemimpinan dan momentum Asean Games 2018 yang harus kita gunakan kesempatan ini untuk mengejar pembangunan,” kata Sandiaga.

Adapun beberapa titik sejarah yang menjadi target pembenahan antara lain penataan pedestrian di depan Masjil Istiqlal, penataan di sekitar Taman Proklamasi, Koridor Jalan KH.Wahid Hasyim – Jalan Cikini Raya, dan lain sebagainya. Selain itu, Sandiaga mengatakan pihaknya juga menyiapkan program perbaikan transportasi sebagai persiapan momentum Asean Games tahun depan.

“Kalau kita lihat ada beberapa koridor di Jakarta yang bisa kita bangkitkan. Bagaimana kita membangun moda transportasi, bagaimana perpindahan, integrasinya. Dan menjadikan transportasi bus bisa menjadi feeder bagi transportasi lainnya,” terangnya.

Salah satu contoh perbaikan sistem transportasi yang akan dilakukan adalah menghubungkan MRT Sisingamangaraja dengan Halte TransJakarta, kemudian menghubungkan Stasiun KA Kebayoran Lama dengan Halte Trans Jakarta, serta mengevaluasi perencanaan kawasan Dukuh Atas dengan pendekatan integrasi yang menyeluruh antar moda transportasi.

“Yang juga kita banyak bicarakan saat ini adalah trotoar. Menurut research warga Jakarta dan bangsa Indonesia adalah warga yang paling malas berjalan kaki. Saya bilang  salah itu mereka tidak berjalan karena fasilitasnya kurang memadai. Alangkah baiknya bila di stasiun dan di bandara nanti disiapkan pedestriannya,” tutur mantan Ketua Umum HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) tersebut.

Lebih lanjut mantan Wakil Ketua Umum Kadin ini menyatakan perencanaan pembangunan perlu melibatkan partisipasi masyarakat. Oleh sebab itu dirinya menyatakan akan mengadakan konsultasi dengan masyarakat dan menggandeng perusahaan swasta dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur.

“Kita dorong public private partnership, kita tambah civil society dan mendorong OK OCE untuk ikut bergabung juga. Karena kita sadar bahwa APBD terbatas jadi perlu kontribusi seluruh pihak, JRPP sebagai mitra pemerintah harus berperan aktif,” imbuh Sandiaga.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif JRPP, Muhammad Alipudin menyatakan menyambut baik pernyataan Sandiaga Uno yang ingin melibatkan banyak stakeholder dalam membangun infrastruktur.

“Ya, kami setuju bahwa kedepannya pembangunan infrastruktur ini harus melibatkan seluruh pihak untuk berkontribusi mulai dari pihak swasta, UKM, akademisi, dan para pengusaha yang tergabung dalam OK OCE agar percepatan pembangunan bisa terlaksana dengan baik sesuai harapan,” tutur Alipudin.

Seperti diketahui seminar Infrastruktur DKI Jakarta untuk Maju Kotanya Bahagia Warganya diselenggarakan oleh Forum Infrastruktur Jakarta (FIJ) dan Jakarta Research and Public Policy (JRPP). Acara ini bertujuan untuk membahas pembangunan infrastruktur DKI Jakarta kedepan dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (Neo

Comments

comments