Sosialisasi dan Replikasi Kegiatan Pemulihan Terumbu Karang diadakan di Gorontalo

MEDIAHARAPAN.COM, Gorontalo,- Acara Sosialisasi dan Replikasi Kegiatan Pemulihan Terumbu Karang dilaksanakan di Gornotalo 5-6 Desember 2018. Kegiatan ini merupakan program yang dilaksanakan oleh Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut, Kementrin Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ir Dida Migfara Ridha, M.Si, Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut, Kementrin Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Dalam acara pembukaan tersebut bapak bapak Ir. Dida Migfara Ridha, M.Si memaparkan tentang Kebijakan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut di Indonesia.

“Kondisi Terumbu Karang di Indonesia 6,39% Sangat Baik, 23,4% Kondisi Baik, 35,06% Kondisi cukup, 35,15% Kondisi Buruk (LIPI, 2017). Setiap tahunnya tingkat kerusakan terumbu karang Indonesia semakin meningkat, sehingga tingkat persentase tutupan karang dengan kategori sangat baik dan baik semakin berkurang,” jelas Dida Migfara

Menyikapi realitas itu pihaknya dalam hal ini Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut melaksanakan program pemulihan terumbu karang di Indonesia.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ahli Terumbu Karang dari P2O LIPI Bapak Prof.Suharsono. Pertemuan dirangkai dengan presentase Best Practices Pemulihan Terumbu Karang yang sudah kami lakukan pada beberapa daerah yakni di Perairan Jikomalamo Kota Ternate Provinsi Maluku Utara bekerjasama dengan Universitas Khairun Ternate, di Pantai Botutonuo Gorontalo Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Universitas Negeri Gorontalo, di Palu Provinsi Sulawesi tengah bekerjasama dengan Universitas Tadulako dan di Bonetambung Makassar Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Universitas Hasanudin Makassar.

Beberapa kegiatan Intervensi program pemulihan kerusakan sumberdaya pesisir dan laut yang telah dilakukan oleh Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut KLHK-RI adalah pemulihan terumbu karang dengan metode transplantasi karang, pemulihan mangrove dan padang lamun. Intervensi program lainnya adalah Melaksankan kegiatan Coastal Cleanup (CCU) yang melibatkan masyarakat dan dunia usaha yang peduli terhadap kelestarian pesisir dan laut.

Semua itu adalah bagian dari upaya memeberikan kesempatan bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk dapat berpartisipasi dalam kampanye pengendalian pencemaran pesisir dan laut. Menjadi bagian dari upaya untuk peduli terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan laut.(*)

Comments

comments