MEDIAHARAPAN.COM, Sumbawa-Tim Inteljen Kajati NTB turun langsung ke Bendungan Batu Bulan (BBB). Tim yang diketuai oleh Kasi Inteljen 1 Kajati NTB Kadek Taufan. Berdasarkan pantauan langsung dilapangan terlihat Taufan beserta timnya langsung mengecek dan mengukur lebar saluran Bendungan Batu Bulan (BBB).
Selain itu juga terlihat Direktur LBHS Kusnaini, SH menjelaskan beberapa gambaran tentang bangunan serta saluran irigasi yang dibiayai oleh APBN 2015.
Direktur LBHS Kusnaini, SH ditemui dilokasi Bendungan Batu Bulan kepada wartawan (1/3/2017) mengatakan kami mengapresiasi langka yang dilakukan oleh Kajati NTB dalam merespon dan menindaklanjuti laporan yang dilayangkan oleh LBHS beberapa waktu yang lalu.
Menurut Kus Sapaan akrabnya Laporan tersebut merupakan aspirasi serta tuntutan petani yang menggunakan air Bendungan Batu Bulan. Khususnya Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara .
Selain itu juga laporan ini terkait dengan penyimpanan pembangunan Bendungan Arahmano di Dusun Pamangong Desa Lenanggguar Kecamatan Lenangguar Kabupaten Sumbawa.
Kus Menambahkan LBHS mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk ikut andil dalam melakukan pengawasan dalam pembangunan bendungan sarana dan prasarana irigasi baik yang bersumber dari APBD, APBD1 dan APBN di Kabupaten Sumbawa.
Selain Tim dari Kajati NTB ikut juga turun lokasi Asosiasi Pembangunan Infrastruktur Indonesia (Aspirasi) Zuhriadi Tabri. Zuhriadi Tabri kepada wartawan mengatakan dirinya meminta agar Kajati NTB mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam pembangunan dan perbaikan saluran irigasi Bendungan Batu Bulan (BBB) Kabupaten Sumbawa, NTB.
Menurut Chungle sapaan akrabnya Aspirasi Pembangunan Infrastruktur Indonesia Timur dan LBH Sumbawa sepakat untuk mengusut dan menindaklanjuti hasil investigasi yang dilakukannya beberapa waktu yang lalu. (Hermansyah Idris)





