MEDIAHARAPAN.COM, Sumbawa – Salah seorang santri dari salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Situbondo Jawa Timur, Nasruddin (14) memilih kabur ke Sumbawa. Dikarenakan kerap dibully di Ponpes tempat dirinya menimba ilmu agama. Dirinya tiba di Sumbawa pada Senin (27/02/2017) sekitar pukul 17.30 WITA.
Dia kabur sejak Jum’at (24/02/2017) lalu karena merasa minder dan sering dibully oleh teman-temannya lantaran bicaranya tidak lancar. Dia juga kerap menerima tindakan kekerasan dari teman-temannya.
Dalam keberadaannya di Sumbawa setelah menumpang bis dan mencari Panti Asuhan Muhammadiyah. Karena, selama di Situbondo dia juga tidak pernah diurus oleh orang tuanya yang sudah bercerai dan memiliki keluarga masing-masing. Sepanjang perjalanan dia hidup dengan hasil meminta-minta.
Nasruddin ditemukan warga Kelurahan Brang Biji di Masjid Darussalam samping SPBU Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Sumbawa Besar, Selasa (28/02/2017). Dia kemudian diamankan anggota Bhabinkamtibmas ke Polres Sumbawa.
Nasruddin kepada wartawan mengaku bahwa dia juga sering mendapat perlakuan kasar dari ayah dan ibu tirinya. Sebenarnya dia tidak ingin pergi ke rumah ibunya. Karena khawatir ayahnya akan berkelahi dengan ibunya jika mengetahui dia berada di sana. Dia juga tidak pernah diurus oleh ibu kandungnya. Karena itu, dia memilih kabur ke Sumbawa tujuannya untuk menimba ilmu.
Hanya saja keberadaannya di Sumbawa untuk menjadi anak panti di Panti Asuhan Muhammadiyah tidak bisa terpenuhi karena alasan pihak panti bahwa sudah penuh. Nasruddin pun memilih tidur di masjid samping SPBU Kebayan, sebelum ditemukan oleh anggota Bhabinkamtibmas setempat.
Melalui media massa yang meliputnya, Nasruddin menyampaikan permohonan maaf kepada kedua orang tua dan pengasuh ponpes tempatnya tinggal karena telah kabur. Dia beralaasan, kalau kembali lagi ke rumah, maka akan dikasari lagi. Itulah yang dia hindari dan memilih lebih baik berada di Sumbawa.
“Saya takut akan dikasari lagi kalau pulang makanya saya memilih untuk tetap di sini saja,” ujarnya lirih.
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Elyas Ericson mengatakan, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah menghubungi orang tua Nasruddin. Rencananya, orang tuanya akan datang ke Sumbawa untuk menjemput Nasruddin. ‘’Orang tuanya sudah kami hubungi dan akan datang untuk jemput langsung,”kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa. (Hermansyah Idris).





