• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Panglima: TNI Tidak Bisa Dipisahkan Dengan Rakyat

by Media Harapan
12 June 2017 14:28
in Featured, Nasional, Politik & Keamanan
0
18
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Malang –   Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan, karena sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran rakyat termasuk ulama dan santri yang tergabung dalam  laskar-laskar pejuang.  Setelah  kemerdekaan, para ulama dan santri ada yang kembali ke pesantrennya masing-masing, namun ada pula yangberdagang dan berkarya. Sebagian dari mereka terpanggil untuk menjaga Keamanan Rakyat, maka dibentuklah Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang saat ini kita kenal dengan TNI.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya, pada acara Safari Ramadhan yang dihadiri 3.500 orang, terdiri dari Prajurit TNI-Polri, para Ulama dan masyarakat serta1.000 anak Yatim Piatu, bertempat di Lapangan Apel Batalyon Para Raider 502/UY Brigif 18 Para  Raider/2 Kostrad, Jabung Malang, Jawa Timur, Minggu (11/6/2017).

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa Panglima Besar Jenderal Sudirman (Panglima TNI yang pertama) adalah pejuang yang berasal dari rakyat dengan latar belakang sebagai guru agama yang tidak pernah lepas dari wudhu, sehingga anak buahnya memanggil dengan sebutan Kyai. “Oleh karena itu, TNI dan rakyat serta Ulama tidak mungkin bisa dipisahkan sampai kapanpun dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai bersama”, jelasnya. 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa keamanan dan ketentraman Jawa Timur khususnya di Malang terpelihara dengan baik karena masyarakatnya guyub.  “Sebentar lagi, tahun 2018 akan ada Pilkada di sini, mudah-mudahan masyarakat Jawa Timur bisa menunjukan kedewasaan dalam politik, bersaing silahkan tapi masyarakat harus tetap damai sehingga pembangunan tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengucapkan terimakasih kepada semua Prajurit TNI, karena tingkah laku yang sopan santun dan kedekatan dengan masyarakat,sehingga kepercayaan masyarakat kepada TNItinggi. “Ini bukan harus dibanggakan, tetapi bagaimana kita harus mempertahankannya karena TNI dan rakyat  tidak bisa dipisahkan, sejarah membuktikan bahwa yang merebutdan mempertahankan kemerdekaan bukan hanya TNI, tetapi seluruh rakyat Indonesia,”tegasnya.

Disela-sela sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bercerita tentang seorang tukang  cat perahu, yang dimintai tolong oleh pemilik perahu untuk mengecat perahunya. Ketika sedang mengecat, dia melihat ada lubang di bawah perahu yang sedang dia cat. Tanpa memberitahukan ataupun diperintah pemilik perahu, lubang tersebut langsung ditambal dengan kuat. Selesai dicat, pemilik perahu langsung mengecek dan mengatakan bahwa hasilnya sangat rapi dan bagus.

Ketika perahu tersebut digunakan oleh anak-anak pemilik perahu pergi memancing, si pemilik perahu begitu khawatir karena perahu tersebut masih berlubang. Namun, Alhamdulillah anak-anaknya selamat semuanya. Ternyata lubang dibawah perahu, sudah ditutup sama si tukang cat.  

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, makna dari cerita tersebut adalah apabila kita berbuat baik pasti akan bermanfaat dan ada hikmahnya, maka biasakanlah kita selalu berbuat baik, kapanpun juga. “Ingat…setiap kita berbuat kebaikan, sama dengan kita menerangi jalan kita sendiri. Ingatlah bahwa Allah SWT adalah yang maha mengetahui, pengasih lagi penyayang,” pungkasnya.

Comments

comments

Previous Post

Agung Suryamal jadikan Hari Nuzulul Quran Momentum “Jihad Ekonomi” di Jabar

Next Post

Sepatu Presiden dan Kegilaan Tanpa Ujung

Media Harapan

Next Post

Sepatu Presiden dan Kegilaan Tanpa Ujung

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia