MEDIAHARAPAN.COM, Banten – Calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Gerindra daerah pemilihan (Dapil) Lebak dan Pandeglang Banten, Jaka Setiawan terus mengunjungi dan menyapa masyarakat Banten.
Dalam safari politiknya, Jaka mengunjungi masyarakat Cigeulis, Pandeglang. Jaka diterima langsung oleh tokoh agama setempat yaitu Ustaz Bey Hanafi. Ustaz Bey merupakan da’i Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (Dewan Da’wah) yang aktif berdakwah di tanah Banten sejak tahun 1980.
“Terimakasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan, terutama Ustaz Bey Hanafi. Guru saya. Malam tadi saya ngaji dengan beliau dan pagi ini. Banyak ilmu yang saya dapatkan. Semoga bermanfaat dan Ustaz Bey mendapatkan ganjaran kebaikan dari Allah Subhanahu wa ta’ala,” kata Jaka kepada masyarakat di bilangan Cigeulis, Banten, Senin (11/3).
Pada kesempatan tersebut, Jaka mendengarkan aspirasi masyarakat khususnya kaum emak-emak yang mengeluhkan sulitnya ekonomi. Terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dan tarif dasar listrik yang terus naik.
“Tadi juga Ustaz Bey mengatakan bahwa harga-harga kebutuhan sehari-hari seperti gas naik dan listrik mahal. Padahal, buat ibu-ibu gas adalah kebutuhan yang sangat vital. Ketika pagi-pagi harus menyiapkan sarapan untuk anaknya sekolah dan juga buat suami. Maka, Insya Allah hal seperti ini akan saya permudah jika nanti diberi amanah oleh masyarakat untuk menjadi anggota legislatif di Senayan,” tutur Jaka Setiawan.
Karena itu, kata Jaka, untuk mewujudkan hal tersebut yaitu masyarakat harus berikhtiar dan bertawakkal kepada Allah dengan memilih pemimpin yang adil. Baik calon presiden, calon wakil presiden, hingga anggota legislatif mulai dari tingkat kota sampai pusat.
“Ibaratnya, suami yang adil. Maka, keadilan itu akan dirasakan oleh istri serta anaknya. Sedangkan pemimpin yang adil, maka manfaatnya akan dinikmati oleh banyak orang. Inilah kemaslahatan yang lebih luas jika kita memilih pemimpin adil,” terang Jaka.
Jaka mengingatkan masyarakat untuk tidak lupa menggunakan hak suaranya pada 17 April mendatang dengan datang ke TPS (tempat pemungutan suara) dan memilih pemimpin yang adil dan mampu membuat rakyatnya makmur serta sejahtera.
“Bapak-bapak dan ibu-ibu jangan lupa ya 17 April kita pilih pemimpin yang adil dan dapat membawa perubahan. Jika memungkinkan, bapak-bapak juga dapat memantau hasil pemungutan suara hingga selesai agar tidak terjadi kecurangan,” tandasnya. (bilal)





