• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Said Didu: Sistem IT KPU Diintervensi

Menurut Said, bila nanti menonton hasil real count di KPU, cukup dianggap sebagai hiburan, karena  jelas-jelas tidak mewakili sistem IT KPU sebenarnya.

by Bilal
29 April 2019 20:53
in Featured, Nasional, Politik
0
Said Didu: Sistem IT KPU Diintervensi
0
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Berdasarkan pengalamannya selama menjadi progammer, anggota Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandi, Muhammad Said Didu menilai sistem hitung KPU sudah terintervensi oleh manusia untuk kepentingan tertentu.

Pernyataan tersebut menanggapi temuan relawan IT BPN terkait kesalahan 9.440 input di aplikasi Sistem Penghitungan Suara (Situng) KPU.

Tim mengaku telah meneliti  172.174 TPS dari 404.290 TPS yang sudah masuk ke Web Situng KPU (42 %) dalam tiga hari terakhir (27-29 April 2019). Dari total data TPS yang sudah diverifikasi ditemukan error sebanyak 6 %.

“Latar belakang saya pernah jadi programmer jadi agak paham IT. Kalau sistem IT sudah salah sampai 5%, dan sudah bisa diintervensi manusia, berarti sistem itu dirancang untuk digunakan atau direkayasa untuk kepentingan tertentu, karena bisa diintervensi manusia,” kata Said di  Media Center Prabowo-Sandi Jl Sriwijaya 1 No 35, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Menurut Said, rakyat Indonesia bila nanti menonton hasil real count di KPU, cukup dianggap sebagai hiburan, karena  jelas-jelas tidak mewakili sistem IT KPU sebenarnya.

“Dalam sistem IT ada 3 kelompok; interface, processing data, dan output. Output seperti apa. saya mencurigai sistem ini sudah dirancang bisa diintervensi, sistem ini sama sekali tidak valid digunakan,” tegasnya.

Dalam output, lanjut Said, bisa dalam 10 baris program menyatakan 01 dalam angka sekian. Otomatis, data apapun masuk diolah sesuai input yang dikehendaki. Ia menegaskan agar tidak heran outputnya adalah 56% dan 44%.

“Bagi orang programmer itu langsung paham. Nah, tadi hampir 6% dari 404,000 kalau sudah salah sekitar 6%,” ujarnya.

Said menyatakan semua ahli sistem IT menyatakan bisa menarik kesimpulan bahwa Pertama, sistem IT KPU adalah sistem IT yang dirancang untuk diintervensi oleh pihak yang berkepentingan.

Kedua, tidak bisa dipercaya outputnya karena sudah error, sampai 6%, sudah tidak bisa dipercaya outputnya.

Ketiga, hasil output seperti itu berarti IT sebenarnya diatur oleh orang, bukan IT yang sebenarnya.

“Karena kondisinya seperti itu, pengumuman real count oleh TV adalah hiburan saja,” tandasnya. (bilal)

Comments

comments

Tags: BPN Prabowo-SandiSaid DiduSitung KPU
Previous Post

BPN: Relawan IT Kami Temukan 9.440 Kesalahan Situng KPU

Next Post

Setelah Lampung, Ultra Mikro Rambah BTM Jawa Timur

Bilal

Next Post
Setelah Lampung, Ultra Mikro Rambah BTM Jawa Timur

Setelah Lampung, Ultra Mikro Rambah BTM Jawa Timur

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia