• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Saksi dari BPN: Saya Diintimidasi

"Ancamannya secara tidak langsung diancam dibunuh. Saya dengar dari teman saya diancam akan dibunuh," ucap Saksi

by Bilal
20 June 2019 08:51
in Featured, Nasional, Politik & Keamanan
0
Saksi dari BPN: Saya Diintimidasi
0
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menghadirkan seorang saksi yang pernah mendapat intimidasi beberapa hari setelah pemungutan suara karena video surat suara dicoblos yang direkamnya tersebar.

Saat pemungutan suara, saksi Nur Latifah menyebut melihat langsung salah satu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mencoblos surat suara dalam bilik suara dan mengambil video.

“Saya dapat intimidasi dari banyak orang, tepat pukul 11 malam, tanggal 19 April, ke rumah salah satu warga, Dusun Winongsari, RT 04, ada dua dusun,” kata saksi Nur Latifah dalam sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (19/6/2019) seperti dilansir Antara.

Menurut dia, di rumah itu terdapat ketua KPPS, salah satu anggota KPPS, tokoh masyarakat, perangkat desa, kader partai serta preman yang semuanya laki-laki.

Nur Latifah yang menuturkan sebagai pemantau saat berada di tempat pemungutan suara (TPS) itu ditanya posisinya dan video yang viral serta dituduh sebagai penjahat politik.

Tidak hanya sekali, menurut dia, ia dipanggil pada 19 dan 21 April 2019 pada malam hari dan diminta untuk tutup mulut dan kembali ke Semarang, tempatnya menuntut ilmu. Sementara alamat sesuai KTP adalah di Winongsari, Wonosobo, Jawa Tengah.

“Ancamannya secara tidak langsung diancam dibunuh. Saya dengar dari teman saya diancam akan dibunuh. Teman satu dusun dengan saya, namanya Habib,” ucap saksi.

Majelis hakim kemudian menanyakan tindakan yang diambil oleh saksi setelah mendapat ancaman, Nur Latifah mengatakan tidak melakukan tindakan apa pun karena ancaman tidak dikatakan langsung kepadanya.

Untuk hadir memberikan kesaksian dalam sidang, Nur Latifah menuturkan tidak mendapat ancaman, tetapi mendapat teror melalui telepon genggam oleh kerabat petugas KPPS yang mencoblos surat suara.

Dalam kesemptan itu, Nur Latifah menuturkan tidak menyebarkan video yang direkamnya, tetapi video itu pernah diminta oleh saksi dari pasangan 02 hingga akhirnya viral. (bilal)

Comments

comments

Tags: Sengketa Pemilu 2019Sidang MK
Previous Post

Di Batusangkar, Kader PKK Se-Sumbar Bermain Peran Kocak dan Bikin Ngakak

Next Post

Saksi Ahli di MK: Terjadi Kesalahan Input Data Situng KPU

Bilal

Next Post
Saksi Ahli di MK: Terjadi Kesalahan Input Data Situng KPU

Saksi Ahli di MK: Terjadi Kesalahan Input Data Situng KPU

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia