MEDIAHARAPAN.COM, Afrin – Sekira delapan warga sipil tewas dan 35 lainnya cedera pada hari Kamis (11/7) ketika sebuah truk tanki bermuatan bensin meledak di Afrin, Suriah barat laut.
Menurut koresponden Badan Anadolu di darat, sebuah bom yang ditanam di sebuah tanki bahan bakar diesel diledakkan di daerah Tirende, di selatan pusat distrik Afrin.
Bahan bakar yang menyebar di sekitar memicu kebakaran setelah ledakan.
Aparat keamanan sedang mengevaluasi kemungkinan serangan teroris yang diorganisir oleh YPG / PKK.
Selama tiga tahun terakhir, operasi anti-teror Eufrat Shield dan Ranting Zaitun oleh Turki telah membebaskan wilayah tersebut dari teroris YPG / PKK dan Daesh, hingga memungkinkan ratusan ribu warga sipil yang terlantar untuk kembali ke rumah mereka.
PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa – telah melakukan kampanye teror terhadap Turki selama lebih dari 30 tahun, yang mengakibatkan kematian hampir 40.000 orang. YPG adalah cabang Suriahnya. (Anadolu/bilal)





