• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Internasional

Tulisan Perdana Menteri Inggris Tingkatkan Islamofobia

Kelompok pemantau kejahatan kebencian anti-Muslim di Inggris mengatakan artikel burqa Boris Johnson memicu Islamofobia

by Bilal
3 September 2019 17:34
in Internasional
0
Tulisan Perdana Menteri Inggris Tingkatkan Islamofobia
0
SHARES
122
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, London – Artikel provokatif Boris Johnson tentang muslimah berhijab meningkatkan insiden islamofobia sebesar 375% di Inggris, kata pengawas kebencian anti-Muslim melaporkan hari ini (3/9).

Tell Mama, kelompok pemantau kasus-kasus Islamofobia di Inggris, dalam laporan tahunannya, mengatakan bahwa ada dua contoh “lonjakan” kebencian Islamophobia selama 2018.

Pertama ditemukan selama kampanye “Hari Menghukum Muslim”, pada saat itu surat dikirim ke Muslim di seluruh negeri, serta anggota parlemen Muslim terkemuka. Kampanye itu menimbulkan 37 insiden yang belum pernah terjadi sebelumnya di jalan-jalan Inggris yang secara khusus merujuk “Hari Menghukum Muslim”.

Lonjakan kedua, dan paling signifikan terjadi setelah Menteri Luar Negeri Boris Johnson, yang sekarang menjadi Perdana Menteri, menulis sebuah artikel di Daily Telegraph dengan menyebut perempuan Muslim berhijab sebagai “kotak surat” dan “perampok bank”.

Inggris mengalami peningkatan insiden Islamofobia dari delapan minggu sebelumnya, menjadi 38 minggu setelah artikel dipublikasi. Dari 28 insiden itu, 22 diarahkan pada wanita yang mengenakan cadar.

Laporan ini juga menemukan bahwa mayoritas insiden terjadi di ruang publik, menunjukkan bahwa sentimen anti-Muslim menjadi lebih umum dan dijadikna wajar dalam masyarakat pada umumnya. Seorang juru bicara Tell Mama mengatakan, “Meningkatnya kasus diskriminasi, ujaran kebencian, dan literatur anti-Muslim menunjukkan bahwa intoleransi dan kebencian yang lebih umum sedang tumbuh”.

Tren yang mengkhawatirkan, seperti dikatakan Iman Atta, direktur Tell Mama, “Kebencian anti-Muslim telah menjadi masalah yang tidak hilang dan berkembang sejak kami mulai mendukung para korban kebencian anti-Muslim pada tahun 2011” .

“Karena itu, kami menegaskan adanya hubungan terkait antara serangan terhadap Islam bersamaan dengan kebencian yang diarahkan pada individu atau institusi,” kata kelompok itu.

“Keduanya saling berhubungan, sehingga kebencian dan intoleransi keduanya harus ditantang secara bersamaan,” kata Tell Mama. (Anadolu/bilal)

Comments

comments

Tags: InggrisIslamofobia
Previous Post

Beranikah Jokowi Tetap Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan?

Next Post

MUI: Disertasi Milk Al Yamin Bertentangan dengan Alquran dan Pancasila

Bilal

Next Post
MUI: Disertasi Milk Al Yamin Bertentangan dengan Alquran dan Pancasila

MUI: Disertasi Milk Al Yamin Bertentangan dengan Alquran dan Pancasila

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia