MEDIAHARAPAN.COM, Batusangkar, Sumatera Barat-Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Nagari Salimpaung berlangsung di ruangan pertemuan Kantor Wali Nagari setempat, Wali Nagari Marjohan dalam paparannya menyampaikan usulan kegiatan yang menjadi prioritas di tahun 2021. Berbagai usuan program dan kegiatan disampaikan dihadapan Wakil Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma, SH, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Anggota DPRD Tanah Datar, Tim kabupaten, Forkopimca, masyarakat dan undangan lainnya, Rabu (12/02).
Marjohan menyampaikan di samping perbaikan jalan juga yang menjadi sangat prioritas adalah perbaikan kapalo banda dan irigasi untuk pertanian masyaraat. “Disamping prioritas perbaikan jalan, yang menjadi sangat penting diusulkan untuk perbaikan adalah kapalo banda dan irigasi yang rusak akibat air bah,”ucapnya.
Disampaikan Marjohan dalam paparan tersebut beberapa kapalo banda yang rusak seperti Kapalo Banda Daro, Kapalo Banda Bawah Tang Paung, Kapalo Banda Pandan Ateh, Kapalo Banda Bawah Titian Dalam Koto, Kapalo Banda Pandan dan beberapa irigasi yang juga termasuk pembangunan irigasi lanjutan dengan anggaran jika ditotal mencapai Rp.14 miliar lebih.
Dari laporan keuangan nagari tahun anggaran 2019 yang bersumber dari APBD, APBN, BKBK dan PBH disampaikan wali nagari Salimpaung ini dengan total anggaran sebesar Rp.3 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp.1,6 miliar lebih dan silpa juga lebih Rp.1,6 miliar.
Wali Nagari Marjohan juga menyampaikan beberapa inovasi Nagari Salimpaung dibidang pelayanan seperti selalu melaksanakan apel pagi setiap hari senin, pelayanan di kantor Wali Nagari juga dibuka setiap hari Sabtu dan bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen yang sangat mendesak, perangkat nagari akan melayani 24 jam setiap hari. Dan inovasi TTG seperti penemuan cor tanaman dari barang bekas, alat penebar pupuk dari paralon dan pengolahan labu siam menjadi 14 jenis makan.
Pada saat musrenbang tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Arkadius Dt. Intan Bano juga berjanji akan memberi bantuan berupa alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin bajak dan 250 ekor itik untuk kelompok tani di Nagari Salimpaung, untuk itu Arkadius minta wali nagari segera menyiapkan nama kelompok penerima bantuan dari DPRD Provinsi Sumatera Barat itu.
Sementara itu Wakil Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma, SH menyampaikan agar pembangunan di nagari ini tidak terfokus pada fisik semata namun juga dialokasikan pada bidang keagamaan, pemberdayaan maupun pembinaan masyarakat.
“Mengingat kemampuan APBD Tanah Datar yang tidak dapat mengakomodir seluruh program dan kegiatan di nagari-nagari yang ada di Tanah Datar maka perlunya program yang sangat prioritas untuk diusulkan dan itu perlunya selalu berkoordinasi seluruh stake holder sehingga pembangunan diberbagai bidang itu dapat diwujudkan,”ucapnya.
Wabup juga sampaikan ucapan terima kasih pada DPRD Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan bantuan untuk Tanah Datar, karena kontribusi dari provinsi juga sangat dibutuhkan daerah untuk percepatan pembangunan dari berbagai sektor. (Irfan F)






