• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ngeri! Dampak Covid-19, Indonesia Terancam Resesi?

Covid-19

by Goeh
23 June 2020 23:52
in Ekonomi, Nasional
0
Ngeri! Dampak Covid-19, Indonesia Terancam Resesi?

Webinar "Fase New Normal Tetap Jaga Protokol Kesehatan" oleh Indo Care Forum, Senin (22/06/2020). (Ist)

0
SHARES
268
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Pengamat Ekonomi Unika Atma Jaya, Rosdiana Sijabat menegaskan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,97 persen di kuartal pertama tahun 2020 masih dinilai positif meskipun kondisi terpuruk akibat dampak pandemi. Sehingga resesi ekonomi diprediksi tidak akan terjadi kecuali keadaan berubah untuk kuartal mendatang.

“Kuartal pertama tidak negatif, tapi turun. Kuartal kedua masih ditunggu. Nanti untuk indikator April, Mei, Juni akan dirilis bulan Juli. Jika di kuartal kedua kembali mengalami penurunan, maka akan terjadi resesi (ekonomi),” kata Rosdiana dalam webinar bertema “Fase New Normal Tetap Jaga Protokol Kesehatan” oleh Indo Care Forum, Senin (22/06/2020).

Rosdiana menambahkan, secara angka, tidak terjadi resesi. Namun, akan terdampak pada gangguan daya beli. Saat ini, lanjutnya, daya beli masyarakat cenderung negatif. Hal ini menjadi salah satu pemicu menurunnya ekonomi di quartal pertama.

“Saran saya ke pemerintah, setelah 3-4 pekan sejak PSBB, harusnya segera evaluasi. Karena gelombang kedua pandemi jauh lebih berbahaya. Apalagi, ada masalah dengan daya beli. Pemerintah harus segera mencegahnya jika tidak ingin terjadi resesi,” ungkapnya.

Masyarakat, kata Rosdiana, seharusnya menjadikan pandemi Covid-19 sebagai blessing in disguise. Artinya, mentransformasikan hal yang dianggap buruk (Covid-19) sebagai suatu hal baik atau berkah. Sehingga, memberikan dampak positif dalam kehidupan sosial.

“Tidak semua orang siap berdagang secara online. Tapi, mereka terpaksa belajar singkat soal jual beli online. Ini kan blessing in disguise. Situasi ini, harus jadi momentum bagi pemerintah mengeluarkan kebijakan e-commerce agar lebih user friendly. Baik dari sisi hulu dan hilir terkait ekonomi UMKM,” demikian Rosdiana.

Tak hanya ekonomi, dampak Covid-19 juga ikut dirasakaan oleh seluruh perusahaan media. Terjadi penuruan pemasukan iklan hingga 80 persen sejak Covid-19 mewabah. Plt. Ketum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Mahmud Marhaba, mengungkapkan fakta yang terjadi di lapangan.

“Perusahan pers sangat terpukul. Banyak perusahan media yang terpaksa merumahkan karyawan, loper, mengurangi jam tayang atau halaman, dan sebagainya,” terang Mahmud.

Media juga mengalami dilema dalam penyampaian informasi. Sebagian pihak menyebutkan, media justru penyebabkan kepanikan di tengah masyarakat. Namun, di sisi lain, berkat informasi melalui media, justru mampu menekan meledaknya jumlah korban.

Dari sisi pemberitaan, Mahmud menyebutkan, masih banyak pemerintah daerah (pemda) yang tidak kooperatif. Susah dikonfirmasi. Ini pun belum termasuk kendala lain dari serangan hoaks (berita bohong) lewat media sosial.

“Apalagi tahun ini bentrok dengan Pilkada. Saat pemerintah pusat menerapkan protokol kesehatan, Pemda malah melakukan sebaliknya. Mengumpulkan massa. Ini menjadi tantangan besar bagi perusahaan media,” lanjutnya.

Sebelumnya, Dewan Pers dan organisasi media telah mengajukan permohonan insentif kepada Presiden Joko Widodo. Suatu dilema yang dihadapi perusahaan media karena mendapat sorotan tajam masyarakat. Namun, menurut Mahmud, kerjasama dengan pemerintah justru membuat media terlihat profesional. Baik secara manajemen dan redaksional.

“Porsi media tetap harus masuk ke tengah-tengah pemerintah, sebagai kontrol sosial. Media perlu menjaga independensi pemberitaan. Namun, di sisi lain, juga perlu menjaga agar bisnis tetap berjalan. Lewat kerjasama pemberitaan, advertorial dan lain sebagainya,” pungkas Mahmud. (Cecep Gorbachev)

Comments

comments

Tags: #Covid19EkonomiINDONESIAresesi
Previous Post

Setelah 372 Tahun Dunia Kembali Mengalamai Gerhana Matahari Solstis

Next Post

Dayantos, S.ST Jabat Pj. Wali Nagari Lawang Mandahiling

Goeh

Next Post
Dayantos, S.ST Jabat Pj. Wali Nagari Lawang Mandahiling

Dayantos, S.ST Jabat Pj. Wali Nagari Lawang Mandahiling

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia