• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

21 Korban Rusuh Wamena Asal NTT Masih Bingung harus Kemana

Pengungsi asal NTT bertanya kepada panitia soal kepastian perjalanan ke kampung halaman.

by Bilal
9 October 2019 07:48
in Featured, Nasional, Politik & Keamanan
0
21 Korban Rusuh Wamena Asal NTT Masih Bingung harus Kemana
0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Jayapura – Penyintas korban rusuh Wamena sejumlah 126 jiwa rencananya akan dipulangkan pada Rabu (9/10), melalui jalur laut menuju Makassar. Saat ini mereka sendiri masih berada di posko pengungsian Lanud Silas Papare, Jayapura.

Dari total yang dipulangkan menggunakan kapal laut, ada 21 orang penyintas berasal dari propinsi NTT dengan 9 orang diantaranya wanita dan anak-anak.

Saat dibagikan tiket gratis menggunakan kapal milik PELNI salah satu pengungsi asal NTT bertanya kepada panitia soal kelanjutan dan kepastian perjalanan mereka menuju tempat asal.

Hal tersebut ditanyakan sebab para penyintas asal daerah lain sudah mendapat kepastian penanganan dari Pemda tempat asal mereka.

“Kami bertanya lalu bagaimana nasib kami setelah tiba di Makassar, sedangkan di Jayapura sendiri dan Makassar kami tidak memiliki sanak saudara. Dan harta kami semua sudah habis kami tinggal di Wamena” ujar Tarsianus penyintas asal Manggarai propinsi NTT.

Ketika berdiskusi dengan relawan Wahana Muda Indonesia (WMI) yang membantu uang saku mereka selama perjalanan nanti, para penyintas asal NTT menyatakan bahwa mereka adalah korban yang tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Mereka hanya tahu, aksi demo massa di Wamena pada 23 September lalu, tiba-tiba menjadi kerusuhan bernuansa rasial yang menyebabkan mereka harus angkat kaki dari tanah yang sudah mereka tempati bertahun-tahun.

Dalam kondisi seperti ini, WMI Care sebagai sebuah organisasi kemanusiaan akan membantu dan mendampingi proses kepulangan para penyintas baik dengan program advokasi dan psikososial.

Program advokasi yang dilakukan WMI mendampingi para penyintas untuk dapat terhubung dengan paguyuban sesama perantau dari tempat asal yang sama dan menginformasikan keberadaan mereka pada pihak terkait khusunya Pemda lokasi asal mereka.

“Kami berharap pihak pemda NTT bisa segera menghubungi perwakilan penyintas atau dapat menghubungi pihak WMI untuk mendapatkan kontak ketua rombongan penyintas asal NTT,” ujar aktivis kemanusiaan WMI Care, Ewing Rachman pada Rabu pagi ini (9/10/2019). []

Comments

comments

Tags: Damai PapuaMisi Kemanusiaan WamenaPengungsi WamenaWMI CARE
Previous Post

Bantu Biaya Pendidikan Dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni, BAZNAS Tanah Datar Kembali Kucurkan Dana

Next Post

Penyintas: Tidak Ada Isu Agama dalam Kerusuhan Wamena

Bilal

Next Post
Penyintas: Tidak Ada Isu Agama dalam Kerusuhan Wamena

Penyintas: Tidak Ada Isu Agama dalam Kerusuhan Wamena

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia