• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Khazanah Focus

Klarifikasi Petani Semprot Mati Lahan Cabai: Tanamannya Sudah Tua dan Masuk Musim Tanam Semangka

by Deni Rusdiana
11 February 2019 08:40
in Focus, Nasional, Peristiwa
0
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp


Beberapa pekan terakhir harga aneka cabai di beberapa sentra produksi mengalami perubahan karena pasokan yang melimpah. Tingginya biaya ekspedisi cargo pesawat udara menyebabkan distribusi cabai antar pulau terkendala.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Moh Ismail Wahab menyikapi kondisi saat ini dan kebutuhan di masing-masing wilayah, maka pola tanam juga kita jaga sesuai kebutuhan dan permintaan.

“Jadi kalau memang sudah ada pola tanam yang sudah ditetapkan, harus kita patuhi. Seperti yang terjadi di Kulonprogo kemarin, itu sudah saya cek betul, ternyata tanaman cabai yang disemprot dengan pembasmi gulma memang sudah melewati masa produktifnya alias sudah tua,” demikian dikatakan Ismail di Jakarta, Senin (11/2).

Ismail menegaskan lahan pertanaman cabai tersebut akan dipakai untuk pertanaman semangka. Ini yang dinamakan pola tanam. “Jadi tolong jangan salah persepsi, justru ini seharusnya yang benar,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Sukarman, petani champion cabai di Kulonprogo yang diberitakan media bahwa dia mematikan tanaman cabai miliknya, membenarkan pernyataan Ismail dan membantah mematikan cabainya. Akan tetapi tanamannya memang sudah tidak produktif, sudah melewati panen puncak, sehingga sudah waktunya diganti tanaman lain.

“Memang ada pemakaian semacam herbisida, tetapi itu saya lakukan semata mata untuk menghemat ongkos tenaga kerja. Jadi bukan karena saya dan para petani disini putus asa dengan harga murah, tapi skema pola tanamnya memang harus beralih dengan komoditas lain,” terangnya.

Sukarman memastikan petani masih tetap semangat menanam cabai dan siap mengamankan pasokan saat puasa dan lebaran nanti. “Kami sudah siapkan sekitar 20 hektar cabai di lokasi lain untuk persiapan memenuhi kebutuhan puasa dan lebaran nanti. Petani tetap semangat kok tanam cabai. Insya Allah pasokan tetap aman”, ujar Sukarman.

Di tempat terpisah Dirjen Hortikultura Suwandi mengatakan untuk wilayah sentra cabai yang belum siap industri hilirnya yakni industri olahan, sistem dustribusi dan logistik dengan coldstorage, maka lebih tepat ikuti anjuran pola tanam guna menjaga pasokan dan harga stabil. Petani cabai sudah paham betul tentang bisnis dan pasar cabai.

Selanjutnya bagi sentra cabai yang sudah maju dan mantap aspek hilirnya silakan bertanam terus menerus, memproduksi yang banyak, sebagian besar dikeringkan dan diolah menjadi produk turunannya.

“Kita terus mendorong untuk hilirisasi. Pangsa pasar produk olahan cabai sudah ada tersendiri bahkan sudah ada yang diekspor,” jelasnya.

[Budi*]

Comments

comments

Previous Post

Buang Apel Apkir, Bakul di Malang Minta Maaf

Next Post

Lemkari Tanah Datar Pelantikan Kyu, Kasdim 0307 Tanah Datar Pasangkan Sabuk

Deni Rusdiana

Next Post

Lemkari Tanah Datar Pelantikan Kyu, Kasdim 0307 Tanah Datar Pasangkan Sabuk

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia