Kegiatan itu dengan menghadirkan Ketua Bawaslu DKI M Jufri, Anggota KPUD DKI Partono, dan Mantan Ketua KPUD DKI Sumarno dan menghasilkan beberapa pemahaman seputar pelaksanaan pemilu
dan kemungkinan terjadinya kecurangan dalam pemilu.
MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Menangkap kegelisahan masyarakat terkait kemungkinan kecurangan yang bakal terjadi pada pelaksanaan Pilpres dan Pileg Serentak 17 April 2019, Forum Umat Islam (FUI) telah mengadakan
Sarasehan untuk pemilu bersih, jurdil dan tanpa kecurangan pada Hari Ahad 24 Februari 2019 di Masjid Al
Ittihad Tebet Jakarta Selatan.
“Sarasehan tersebut ditindaklanjuti dengan Apel Siaga Umat untuk Pemilu Bersih, Jurdil, dan Tanpa Kecurangan oleh FUI bersama Ormas-ormas dan Komuinitas Islam di Jakarta insyaallah besok hari Jum’at 1 Maret 2019 di depan Kantor KPU Jalan Imam Bonjol Jakarta,” ungkap Sekjen FUI, Ustadz Muhammad Al Khaththath dalam keterangan resminya, Jakarta (28/1/2018).
Lanjut Al Khaththath, diharapkan Apel tersebut dapat diikuti serentak oleh para pimpinan dan aktivis serta jamaah umat Islam di seluruh Indonesia ke kantor-kantor KPUD Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Tujuan Apel Siaga Umat adalah menyampaikan kepada Komisioner KPU sebagai penyelenggara Pemilu
maupun pihak-pihak lain yang terkait beberapa hal.
Pertama , Umat Islam yang mengikuti Apel Siaga Umat ini insyaallah siap mengikuti Agenda Pemilu 17 April 2019 dengan hati yang bersih dan dengan semangat
pelaksanaan kewajiban agama sesuai arahan Fatwa MUI 2009 dalam Ijtimak Ulama Komisi Fatwa 2009 di
Padang Panjang tentang Pemilu dan arahan Ulama dalam hasil Ijtimak Ulama GNPF 2018 di Jakarta.
“Kedua, umat Islam menuntut pihak KPU sebagai penyelenggara pemilu bisa mewujudkan pemilu yang bersih,
jurdil, dan tanpa kecurangan,” jelasnya.
Ketiga, sambung Al Khaththath, umat Islam menuntut pihak-pihak terkait seperti partai-partai, caleg, dan capres sebagai peserta pemilu, bawaslu dan panwaslu sebagai pengawas pemilu, maupun aparat keamanan semuanya bertekad mengikuti pemilu 2019 dengan mewujudkan pemilu yang bersih, jurdil, tanpa kecurangan agar terwujud kepemimpinan nasional yang benar dan kuat yang akan mampu memikul beban amanat penderitaan rakyat dan terpilihnya para wakil rakyat yang amanah yang bisa mengawal pemerintahan dengan benar.
Ia berharap semoga dengan apel siaga umat Jum’at 1 Maret besok, ba’da Sholat Jum’at, di depan Kantor KPU Pusat Jalan
Imam Bonjol Jakarta, dan diikuti oleh seluruh umat yang melakukan apel SIaga Umat di kota-kota lain di
kantor-kantor KPUD di seluruh wilayah NKRI,
“Kita semua bertekad mampu mewujudkan pemerintahan dan wakil rakyat yang baru dalam periode 2019-2024 yang benar-benar mampu mewujudkan NKRI yang berkah, aman, dan sentosa, baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” pungkasnya. (bilal)






