• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Nasional Hukum & Kriminal

10 Tahun Belum Ada Kejelasan Tumpahan Minyak di Montara Cemari Laut

Pemerintah Australia bertanggung jawab atas tumpahan minyak Montara tersebut. Kebijakan tersebut terdapat pada perjanjian United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) yang telah diratifikasi kedua negara.Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Purbaya Yudhi Sadewa

by Noer Azhari
13 April 2019 06:42
in Hukum & Kriminal, Internasional, Nasional
0
10 Tahun Belum Ada Kejelasan Tumpahan Minyak di Montara Cemari Laut

Tragedi tumpahan minyak Montara disebut sebagai salah satu yang terburuk sepanjang sejarah Australia.

1
SHARES
641
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARPAN.COM, Jakarta (13/04) – Hampir sepuluh tahun pasca kebocoran kilang minyak lepas pantai di Laut Timor, kejadian tanggal 21 Agustus 2009. Task force Montara yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia akan bertolak ke Australia untuk membahas kasus tumpahan minyak. Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat penyelesaian kasus tumpahan minyak Montara. Indonesia akan bertemu dengan pihak Australia pada 20 April hingga 27 April mendatang. Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Purbaya Yudhi Sadewa dalam jumpa pers, Kamis (11/4).

Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan kronologi mulai dari terjadinya tumpahan minyak hingga kasus tak kunjung selesai.”Pertama, pencemaran Montara tahun 2009 di laut Timor terjadi di Perairan Australia dan merembes masuk secara luar biasanya ke perairan Laut Timor Indonesia,”

“Diperkirakan enam bulan ke depan sudah clear bagaimana menyelesaikan kasus Montara,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, kepada awak media(11/4). Upaya tersebut juga dalam rangka meminta tanggung jawab pemerintah Australia. Pasalnya, sebelumnya Australia mengungkapkan bahwa pihaknya tidak terlibat atas kasus Montara karena dilakukan oleh pihak swasta yaitu The Petrolium Authority of Thailand Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP).

Menentang hal itu, Purbaya mengatakan, pemerintah Australia bertanggung jawab atas tumpahan minyak Montara tersebut. Kebijakan tersebut terdapat pada perjanjian United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) yang telah diratifikasi kedua negara.

“Bahwa negara bertanggung jawab melindungi dari pencemaran baik di negaranya mau pun negara lain,” terang Purbaya. Selain upaya diplomasi, Indonesia juga tetap melanjutkan upaya hukum. Namun, Indonesia akan berfokus pada upaya hukum yang tengah berjalan di Australia.

Sementara itu, upaya hukum di Indonesia juga tetap dipersiapkan dengan matang. Sebelumnya Indonesia mencabut gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nilai Rp 27 triliun.

Dampak kebocoran sumur minyak Montara ini merusak tidak hanya lingkungan hidup di Laut Timor, tapi juga kehidupan, perekonomian, dan kesehatan petani rumput laut dan nelayan dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Sembilan tahun setelahnya, komunitas yang menjadi korban tumpahan minyak masih belum mendapatkan ganti rugi.

Tumpahan minyak Montara adalah sebuah tragedi, peristiwa ini sebagai salah satu yang terburuk sepanjang sejarah Australia. Namun sangat disayangkan kasus ini dan penanggulangannya masih terkatung-katung tidak mendapatkan sorotan media sebesar kasus tumpahan minyak lainnya seperti tumpahan minyak Deepwater Horizon di Teluk Meksiko.

Comments

comments

Tags: Australia Harus Tanggungjawabdi MontaraLaut Timor TercemarTumpahan Minyak
Previous Post

Mendagri Optimis Partisipasi Pemilu 2019 Lebihi Target 77,5%

Next Post

Menjelang Pemilihan, Pemerintah Akan Revisi Dua Peraturan Pemerintah (PP)

Noer Azhari

Next Post
Menjelang Pemilihan, Pemerintah Akan Revisi Dua Peraturan Pemerintah (PP)

Menjelang Pemilihan, Pemerintah Akan Revisi Dua Peraturan Pemerintah (PP)

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia