(mediaharapan.com) — Format kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi sorotan utama para pencinta sepak bola, khususnya penggemar tim nasional di kawasan Asia. Piala Dunia edisi 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada membawa perubahan besar, salah satunya adalah bertambahnya jumlah peserta putaran final.
Dengan bertambahnya kuota tersebut, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mendapatkan jatah tiket yang lebih banyak dibandingkan edisi sebelumnya. Kondisi ini membuat persaingan antar tim nasional Asia semakin ketat, namun di sisi lain membuka peluang lebih besar bagi negara-negara Asia untuk tampil dan bersaing di panggung sepak bola dunia.
Format Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Mengacu pada informasi dari situs resmi FIFA, format kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dibagi ke dalam beberapa babak yang berlangsung secara bertahap. Setiap tahap berfungsi untuk menyaring tim-tim terbaik hingga akhirnya memperebutkan tiket menuju putaran final Piala Dunia.
Babak pertama menjadi pintu awal kualifikasi dan diikuti oleh negara-negara dengan peringkat terbawah di Asia. Pada fase ini, pertandingan digelar dengan sistem kandang dan tandang. Tim yang mampu meraih kemenangan berdasarkan agregat skor berhak melaju ke babak selanjutnya. Bagi banyak negara, fase ini menjadi kesempatan awal untuk menunjukkan eksistensi di level Asia.
Tim-tim yang lolos dari babak pertama kemudian bergabung dengan negara lain di babak kedua. Pada tahap ini, pertandingan menggunakan format grup, di mana setiap tim saling berhadapan untuk mengumpulkan poin. Tim-tim terbaik dari masing-masing grup berhak melaju ke babak berikutnya. Selain menjadi jalur menuju Piala Dunia, babak kedua juga kerap terintegrasi dengan kualifikasi turnamen Asia lainnya, sehingga memiliki nilai strategis yang tinggi.
Persaingan semakin sengit saat memasuki babak ketiga. Sebanyak 18 tim yang lolos dibagi ke dalam tiga grup, masing-masing berisi enam tim. Sistem pertandingan kandang dan tandang kembali diterapkan. Dari fase ini, dua tim teratas di setiap grup akan langsung memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Babak ketiga kerap disebut sebagai fase paling krusial karena sering kali menentukan nasib tim-tim unggulan Asia.
Namun, peluang belum sepenuhnya tertutup bagi tim yang finis di peringkat ketiga dan keempat. Mereka masih dapat melanjutkan perjuangan di babak keempat. Pada tahap ini, enam tim dibagi ke dalam dua grup kecil. Juara dari masing-masing grup akan memperoleh tambahan tiket langsung ke Piala Dunia, membuat persaingan tetap berlangsung ketat hingga akhir.
Sementara itu, dua tim yang menempati posisi runner-up di babak keempat akan berhadapan di babak kelima. Pemenang dari duel ini akan mewakili Asia di babak play-off antar konfederasi FIFA. Fase ini menjadi kesempatan terakhir bagi tim Asia untuk mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Dengan format tersebut, Asia secara total memiliki delapan tiket langsung ke Piala Dunia 2026 serta satu peluang tambahan melalui jalur play-off antar konfederasi. Skema ini menghadirkan perjalanan panjang yang penuh drama, persaingan berlapis, dan harapan baru bagi banyak negara Asia untuk mencetak sejarah di ajang sepak bola terbesar dunia.
Itulah gambaran format kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sebuah proses panjang dan menantang yang harus dilalui setiap tim nasional demi mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia 2026. []










