• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Ahok Ngeles di Tuding Saksi Berulangkali Nistakan Agama

by Media Harapan
10 January 2017 21:06
in Featured, Focus, Hukum & Kriminal, Nasional
0
Ahok Ngeles di Tuding Saksi Berulangkali Nistakan Agama

Tersangka kasus Penistaan Agama Basuki Tjahya Purnama alias Ahok (NET)

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

MEDIAHARAPAN.COM, Jajarta – Saksi Pelapor Kasus penistaan agama, Hajjah Irena Handono,  menyebutkan, pidato tersangka Ahok di Kepulauan Seribu adalah penistaan kepada agama Islam dan dilakukan berulang kali.

“Dia melakukannya berkali-kali,” kata Irena, saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan Purnama, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa. Selasa (10/1/2017)

Irena mengatakan dirinya telah menonton video Ahok saat berpidato di Kepulauan Seribu dan juga telah membaca buku Ahok yang berjudul Merubah Indonesia.

Salah satu tim penasihat hukum Ahok, Sirra Prayuna,  menanyakan terkait saksi pelapor yang tidak melakukan tabayun (klarifikasi ulang) sebelum melaporkan Ahok ke Kepolisian ihwal ucapan pejabat tersebut saat kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 sehingga membuat tersinggung sebagian umat Islam.

Menjawab pertanyaan Sirra, Irena justru menantang penasihat hukum Ahok itu. “Anda sudah siap dengan jawabannya? Ketahuilah tabayun adalah hukum di dalam Islam. NKRI itu negara hukum. Kalau dalam hukum Islam, terdakwa sudah diusir,” ujar Irena di auditorium Kementerian Pertanian, Jalan Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa

Tersangka Ahok Menyangkal pernyataan – pernyataan Hajjah Irena dengan alasan telah memotong konteks dari video lengkap ucapan-ucapan dia di Kepulauan Seribu.

“Saya keberatan karena dia (Irena) telah memotong konteksnya, saya katakan jangan dipotong karena maknanya jadi tidak cocok,” kata mantan Gubernur yang telah mengeluarkan surat penggusuran paksa terhadap rumah-rumah warga di Bukit Duri Jakarta itu. (Neo)

Comments

comments

Tags: AhokGNPF MUIIRENA HANDONOPENISTAAN AGAMA
Previous Post

Menhan bolehkan Latihan Bela Negara FPI meski Tanpa izinnya

Next Post

RPM Gelar Dendang KIM Dalam Rangka Pemenangan Falepi-Erwin (F-Win)

Media Harapan

Next Post
RPM Gelar Dendang KIM Dalam Rangka Pemenangan Falepi-Erwin (F-Win)

RPM Gelar Dendang KIM Dalam Rangka Pemenangan Falepi-Erwin (F-Win)

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia