• Redaksi
  • Kode Etik
Media Harapan
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video
No Result
View All Result
Media Harapan
No Result
View All Result
Home Featured

Akbar Dan Yusril Sepakat Tak Perlu Ambang Batas Dalam Pemilu 2019

by Media Harapan
21 January 2017 23:47
in Featured, Nasional, Politik
0

Akbar Tanjung Dan Yusril Ihza Mahendra dalam Diskusi RUU Pemilu. Sabtu (21/1/2017) (Abadi)

0
SHARES
105
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare to Whatsapp

​MEDIAHARAPAN.COM, Jakarta – Politisi senior Partai Golkar Akbar Tandjung dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra sepakat bahwa dalam pemilihan umum yang akan dilakukan serentak pada 2019 nanti tidak diperlukan lagi ambang batas. Baik untuk pemilihan anggota legislatif, maupun untuk pemilihan presiden dan Wakil Presiden.

Menurut keduanya, pembahasan mengenai ambang batas di DPR RI sudah tidak relevan lagi untuk dibahas dalam RUU Perubahan UU Pemilu, ungkap keduanya dalam diskusi “Perspektif Indonesia” yang dipandu Iksan Loulembah dan disiarkan Radio Smart FM di Jakarta pagi ini, Sabtu (21/1/2017).

Menurut mereka, Putusan MK tentang pemilu serentak wajib dipatuhi semua pihak. Karena itu adanya ketentuan ambang batas sudah harus diakhiri.

Yang perlu dibatasi adalah jumlah fraksi di DPR, menurut keduanya, bukan tidak melantik wakil rakyat yang terpilih dalam Pemilu.

Akbar Tandjung dalam kesempatan itu mengingatkan agar sistem bernegara yang kita bangun haruslah fair dan adil bagi semua kekuatan politik yang ada.

“Keinginan untuk menerapkan ambang batas, menurutnya hanyalah menunjukkan keinginan suatu kelompok untuk menjaga kepentingannya, dengan menghalangi kelompok lain untuk bergerak maju”, ujar Akbar Tanjung.

“Apalagi ambang batas yang diajukan terlalu tinggi, hal seperti itu bisa jadi boomerang bagi partai yang bersangkutan. Kehidupan partai menurut Akbar, sangatlah rentan dengan perubahan. Bisa saja sebuah partai mengalami trend menurun dari pemilu ke pemilu”, lanjut Akbar Tanjung.

Sementara Yusril berpendapat, ambang batas awalnya dimaksudkan untuk membatasi jumlah partai. Kini jumlah partai menyusut secara alamiah, karena itu ambang batas menjadi tidak relevan dengan perkembangan.

Yusril memperkirakan Pemilu 2019 akan diikuti oleh 14 parpol, maka jumlah pasangan presiden/wapres maksimum adalah 14 atau kurang dari itu.

“Biarlah ada 14 pasangan tokoh akan ada putaran kedua yang menentukan,” kata Yusril.

Pemilihan Kepada Desa saja menurut Yusril ada yang diikuti oleh belasan calon.

“Kenapa takut dengan jumlah calon Presiden yang juga belasan?,” tanya Yusril. (sp.ak)

Sumber: Abadi

Comments

comments

Tags: Akbar TanjungPartai Bulan BintangPartai GolkarPemilu 2019Politisi SeniorYusril Ihza Mahendra
Previous Post

Yusril: Sikap Jokowi Bertolak Belakang Dengan Soekarno

Next Post

KPI Dukung Perlindungan Jurnalis dalam jalankan Tugas

Media Harapan

Next Post
KPI Dukung Perlindungan Jurnalis dalam jalankan Tugas

KPI Dukung Perlindungan Jurnalis dalam jalankan Tugas

BERITA POPULER

No Content Available

BERITA TERBARU

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Industri Kosmetik Didorong Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

18 September 2026 14:47
Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

Katarak: Kenali Gejala, Penyebab Katarak, dan Operasi Katarak

18 September 2026 14:37

Follow Us

Media Harapan merupakan web portal berita berbasiskan citizen jurnalism yang menyajikan berbagai peristiwa yang terjadi baik dalam maupun luar negeri. Semua materi dalam situs mediaharapan.com boleh di copy guna keperluan pengembangan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya peningkatan inteligensi pemuda-pemudi Indonesia dan referensi non komersil dengan mencantumkan mediaharapan.com sebagai sumbernya. Semua masyarakat khususnya pemuda-pemudi Indonesia dapat berpartisipasi sebagai citizen jurnalism dengan mengirimkan rilis, informasi, berita, artikel, opini atau foto untuk dipublikasikan melalui alamat email Redaksi.

Recent News

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

Khalifah Aliftariski Aprian, Atlet Silat Belia Bengkulu Raih Medali Emas International

18 September 2026 15:40
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

18 September 2026 14:54
  • Redaksi
  • Kode Etik

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Peristiwa
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Macro
    • Pojok UKM
  • Internasional
  • Tekno
    • Teknologi
    • Telekomunikasi
  • Olahraga
    • Arena
    • Hobi
  • Khazanah
    • Opini
    • Profil
  • Sosial
    • CSR
    • Komunitas
  • Video

© 2019 mediaharapan.com - By Wahana Muda Indonesia